KDK Mankom FISIP UB Kenalkan Media Sosial pad Warga Desa
Pelatihan Model Komunikasi Wirausaha Warga Desa Kluwut Melalui Media Sosial (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Dalam rangka mengabdi pada masyarakat, tim Doktor Mengabdi (DM) dari Kelompok Dosen Keahlian Manajemen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (KDK Mankom FISIP UB) yang beranggotakan Dr. Bambang Dwi Prasetyo, M.Si., Nufian Susanti Febriani, M.I.Kom., Wayan Weda Asmara Dewi, M.I.Kom., Dian Tamitiadini, M.Si., dan Wahono Hadi Susanto, M.Si. baru saja menyelesaikan program Doktor Mengabdi mereka yang dilangsungkan di Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Kamis (25/10/2018) lalu.

Bekerja sama dengan Kantor Desa Kluwut, mereka melangsungkan program bertajuk “Pelatihan Model Komunikasi Wirausaha Warga Desa Kluwut Melalui Media Sosial”. Kegiatan ini adalah upaya memperkenalkan media sosial untuk warga Desa Kluwut yang bertujuan untuk membantu mengenalkan dan memasarkan produk asli warga desa melalui media sosial. Program ini juga dikenalkan dengan tagline #KluwutMelekMediaSosial.

Baca Juga: 2 Hari Gelar Sidak, Bea Cukai Kota Malang Amankan Ratusan Botol Miras

KDK Mankom FISIP UB Kenalkan Media Sosial pada Warga Desa
Pelatihan Model Komunikasi Wirausaha Warga Desa Kluwut Melalui Media Sosial (Istimewa)

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa Kluwut, Purnomo. Kepada tim DM, Purnomo memperkenalkan potensi budaya yang dimiliki oleh warga Desa Kluwut. Ia juga menyampaikan bahwa warga Desa Kluwut terkenal dengan produk kerajinan tangan berupa kostum karnaval. Produk kostum ini bahkan sudah mencapai pasar internasional. Namun Purnomo tak menepis bahwa di era digital seperti saat ini, penting untuk mengenal dan memanfaatkan media sosial sebagai media wirausaha.

“Jadi kami warga Desa Kluwut ini memiliki propduk yang sudah dikenal berupa kostum karnaval. Kostum-kostum karya warga ini sudah dikenal hingga mancanegara. Tapi tak menutup kemungkinan kami ingin mendapatkan ilmu dari bapak ibu dosen sekalian. Karena di era digital, media sosial sangat dibutuhkan,” tutur Purnomo.

Hal senada juga disampaikan oleh Bambang Dwi Prasetyo, ketua tim DM KDK Mankom FISIP UB. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban bagi akademisi untuk mengabdi dan mengembangkan potensi-potensi masyarakat desa. Ia juga menyampaikan rasa kagumnya pada hasil kerajinan warga Desa Kluwut dan berharap desa ini dapat menjadi desa wisata dan warganya dapat mempersiapkan diri mencapai taraf tersebut.

“Saya berharap nantinya Desa Kluwut ini bisa jadi desa wisata. Kalau umumnya desa yang jadi tempat wisata itu punya potensi tapi warganya nggak siap untuk menerima. Nah nantinya kita ingin bapak dan ibu sekalian untuk tidak hanya mengembangkan menjadi desa wisata, tapi juga mempersiapkan diri agar nanti tidak kaget dan mampu melakukan pengelolaan dengan baik,” tukasnya.

Hadirkan Pemateri Media Sosial
KDK Mankom FISIP UB Kenalkan Media Sosial pada Warga Desa
Pelatihan Model Komunikasi Wirausaha Warga Desa Kluwut Melalui Media Sosial (Istimewa)

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi yang diisi ileh Rakiwana Tria Gunawan. Raki –panggilan akrabnya- merupakan mahasiswa yang sedang dalam proses untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada di kota kelahirannya, Nganjuk. Ia bersama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Nganjuk sedang menginisiasi pengenalan potensi wisata Nganjuk melalui media sosial Instagram dengan akun @nganjuktourism.

Materi yang disampaikan mengenai pengenalan media sosial dan pemanfaatannya. Raki juga memperkenalkan program yang telah dilakoninya selama berada di Disparbud. Menurutnya, media sosial adalah cara efektif dan hemat untuk memperkenalkan produk sekaligus mendatangkan keuntungan jiak dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Jadi intinya, keberadaan media sosial ini bisa jadi sarana untuk memperkenalkan produk desa yang nantinya juga bisa mendatangkan keuntungan. Biayanya murah, bisa dapat kenalan banyak, dan nggak perlu repot untuk promosi jauh-jauh,” terang mahasiswa Universitas Brawijaya ini.


Penulis : Raka Iskandar
Editor : Kistin Septiyani

Loading...