Ini Dia, Belajar Bahasa Inggris Menyenangkan Ala UMM

MALANGTODAY.NET – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMM membuka kelas bagi siswa sekolah dasar (SD) di sekitar kampus sebagai ajang praktek bagi mahasiswa yang mengambil EYL sebagai mata kuliah pilihan. Program yang berjalan sudah lebih dari 10 tahun itu kali ini kembali digelar.

Menurut dosen pengampu mata kuliah EYL, Aninda Nidhommil melalui keterangan tertulis yang diterima MalangTODAY.net, program yang haruarus ditempuh selama satu semester itu mencoba mengajak siswa belajar lebih menyenangkan.

Selain itu, lanjutnya, setiap mahasiswa juga diharuskan membuka kelas bagi siswa-siswi antara kelas satu hingga enam SD. Sedangkan dj akhir semester, mahasiswa Bahasa Inggris UMM selanjutnya menggelar Graduation Party (gelar kelulusan) untuk seluruh siswa EYL.

Untuk gelar kelulusan EYL semester ganjil 2016/2017 ini menurutnya program dilaksanakan di Gazebo Perpustakaan Pusat UMM (25/12). Harapannya, program ini mampu memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengajar bahasa Inggris untuk anak, sebagai pelengkap pengetahuan mengajar pada level di atasnya.

“Pada mata kuliah ini, semua mahasiswa membuka kelas, mulai dari proses rekrutmen siswa, pembelajaran, evaluasi, sampai graduation, dengan siswa dari berbagai sekolah di Malang Raya,” terang Anin.

Dia menyebutkan, sasaran utama mata kuliah ini tak hanya siswa SD. Melainkan juga guru yang semuanya adalah mahasiswa semester 7, juga menjadi sasaran dalam mata kuliah itu. Sebab guru dituntut agar bisa menaikkan mood siswanya sebelum belajar.

“Menaikkan mood siswa itu adalah modal awal agar mereka (siswa) mau belajar bahasa Inggris, dan ini tantangan bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Pengalaman menggunakan bahasa secara otentik menjadi tujuan utama dari pembelajaran EYL. Sebagai contoh, pada saat materi Selling and Buying, mahasiswa harus mampu menyajikan pembelajaran dengan menggunakan role play, menghitung uang dengan benar dan berinteraksi seperti penjual dan pembeli sebenarnya. Lagu dalam bahasa Inggris di awal dan di akhir pembelajaran juga menjadi kegiatan yang khas dari kelas EYL.

“Lagu masih menjadi salah satu metode dalam pembelajaran. Jadi dengan menyanyikan dalam bahasa Inggris, siswa dapat dengan menghafal kosa kata dan pemakaiannya,” jelas Anin.

Sementara itu, pada gelar kelulusan ini juga ditampilkan berbagai penampilan seni dari siswa SD dalam bahasa Inggris. Siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 berpartisipasi aktif dalam penutupan EYL itu. Mulai dari menyanyi, fashion show, bahkan drama, semuanya ditampilkan dalam bahasa Inggris.

“Ke depan, EYL diharapkan dapat lebih kreatif lagi sehingga siswa lebih nyaman belajar bahasa inggris,” harap Anin.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here