Kondisi Terkini Sdn Bunulrejo Iii Kota Malang Dengan Atap Yang Bolong Dan Mengkhawatirkan (pipit Anggraeni)
Kondisi Terkini Sdn Bunulrejo Iii Kota Malang Dengan Atap Yang Bolong Dan Mengkhawatirkan (pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Miris, anggota DPRD Kota Malang ini mengetahui kondisi sekolah rusak setelah mendapat kabar dari wartawan. Padahal, sekolah dasar yang berada di tengah kota itu mengalami kerusakan yang lumayan parah dan belum pernah mengalami pemugaran sejak pertama kali dibangun, yaitu mulai tahun 1974.

“Saya tahunya dari kabar berita yang dikirim teman-teman wartawan,” kata anggota badan anggaran DPRD Kota Malang, Subur Triono pada wartawan, Jumat (29/9) ketika meninjau langsung SDN Bunulrejo III Kota Malang sembari menyebut jika anggota dewan yang lain juga sudah mengetahui kondisi sekolah negeri yang rusak tersebut.

Anggota dewan daerah pilihan (dapil) Blimbing ini sebelumnya mengaku kaget. Karena hampir setiap hari dia melewati kawasan sekolah, tapi tidak pernah mendapat laporan terkait kerusakan tersebut. Sehingga, setelah mendapat kabar dia memutuskan untuk meninjau langsung kondisi sekolah.

“Sudah tahu kok teman-teman yang lain, dari pesan WhatsApp di grup, makanya saya juga berterima kasih pada teman wartawan,” jawabnya ketika disinggung terkait perannya sebagai wakil rakyat yang harusnya lebih dulu mengetahui kondisi masyarakat ketimbang awak media.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berdalih, selama ini Dinas Pendidikan Kota Malang tidak pernah secara detail menyampaikan item apa saja yang dibutuhkan dalam setiap anggaran yang diajukan. Pasalnya, anggaran yang diajukan bersifat global untuk berbagai kegiatan selama masa satu tahun anggaran.

“Contoh Dinas PU misal, mau membangun jalan selalu kami minta detailnya di mana. Nah kalau untuk kasus sekolah, Dinas Pendidikan memang belum mencantumkan secara detail sekolah mana yang butuh direnovasi, dan yang diajukan sifatnya gelondongan,” kata Subur.

Dia pun mendorong, agar pembangunan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan lebih pada arah prioritas. Salah satunya pembenahan fasilitas gedung sebagai sarana prasaran untuk belajar. Terlebih, SDN Bunulrejo III berdasarkan info yang ia dapat sudah mengajukan proposal pembenahan sejak dua tahun terakhir.

“Sekolah negeri kan tanggungjawab dari pemerintah daerah, maka coba dipilah untuk yang prioritas,” urainya lagi.

Dia pun berharap, dalam perubahan anggaran (PAK) tahun 2017 yang baru saja disahkan belum lama itu, ada salah satu item berupa pemeliharaan yang dapat digunakan untuk membenahi kondisi kelas yang sudah rusak parah. Namun apabila memang belum, maka diusahakan untuk direalisasikan pada 2018.

“Nanti akan kami teliti lagi apa saja item yang harus diprioritaskan,” urai Subur.

Sementara berdasarkan pantauan MalangTODAY.net, kondisi kelas yang rusak tersebut memang cukup memprihatinkan. Atap sekolah jebol dengan cat tembok yang mengelupas. Kelas pun terlihat sangat kotor dan berdebu.

Kelas yang seharusnya dipergunakan untuk siswa kelas IV itu memang sudah tak difungsikan selama dua semester. Sementara para siswa dialihkan untuk menggunakan kelas lain yang tidak digunakan. Jumlah kelas yang mengalami kerusakan hanya satu unit saja. Namun kerusakan mulai merembet ke dua kelas yang ada di sampingnya. Atap bagian depan kelas juga bolong dan butuh untuk segera dibenahi.

Secara keseluruhan, kondisi kelas yang digunakan terlihat cukup terawat. Namun sebagian besar memang cat temboknya mengelupas dan di rasa butuh untuk direnovasi secara besar-besaran.(pit/zuk)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.