Antrean pemohon kartu kuning di job fair ke-3 Disnaker Kota Malang @ MalangTODAYnet/Rosita
Antrean pemohon kartu kuning di job fair ke-3 Disnaker Kota Malang @ MalangTODAYnet/Rosita

MALANGTODAY.NET Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Malang yang menyediakan layanan pembuatan kartu kuning (kartu pencari kerja) dalam job fair-3 tahun 2018, didominasi oleh pemohon dari warga luar Kota Malang. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Malang.

“Yang mengurus kartu kuning berasal dari luar Kota Malang persentasenya 60-70% karena kan banyak mahasiswa,” ujar Kasi Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Malang, Erry Harto kepada MalangTODAY.NET.

BACA JUGA: Prihatin, Ribuan Tenaga Kerja Belum Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Perlu diketahui, bahwa Disnaker Kota Malang menggelar job fair bertujuan untuk menyebarluaskan kesempatan kerja, memfasilitasi dan mengkoordinasikan antara pencari kerja dan pengusaha. Job fair ke-3 di tahun 2018 tersebut, diselenggarakan di Aula Skodam Brawijaya pada tanggal 14-15 November.

Erry mengatakan bahwa banyaknya mahasiswa yang berasal dari luar daerah, maka diberi kemudahan untuk mengurus kartu kuning di Kota Malang.

“Yang datang job fair ini kebanyakan kuliah di Kota Malang,maka dari itu yang mengurus kartu kuning berasal dari berbagai daerah,” tuturnya.

Ketika disinggung terkait manfaat dari kartu kuning, Erry menjelaskan bahwa salah satunya akan memudahkan penyedia jasa tenaga kerja maupun perusahaan dalam mencari pekerja.

“Jadi kalau ada perusahaan yang butuh tenaga kerja, kan mengajukan ke Disnaker. Nah itu kita cari yang sesuai kualifikasi yang dibutuhkan,” ujarnya.

BACA JUGA: Hadapi Dunia Kerja, Disnaker Serius Bekali Fresh Graduate Ketrampilan

Maka dari itu, Erry menyampaikan bahwa saat pembuatan kartu kuning pihak pemohon akan melalui tahap wawancara singkat terlebih dahulu.

“Kita tanya pengalaman kerja, pendidikan, keahlian yang dimiliki. Nah nanti kalau ada yang memenuhi kriteria, data basenya kita serahkan pada perusahaan,” pungkasnya.


Penulis: Rosita Shahnaz
Editor: Ilham Musyafa

Loading...