MALANGTODAY.NET – Kurangnya anggaran bagi pengembangan kegiatan olahraga diakui Renda, Bupati Malang bukan penghalang bagi lahirnya atlet-atlet dari Kabupaten Malang.

Apalagi saat ini Kabupaten Malang saat ini sedang berancang-ancang mengembangkan olahraga sebagai bagian dari pariwisata.

“Pemkab Malang akan mengembangkan sport tourisme, jadi olahraga tidak hanya sebatas kompetisi dan prestasi. Akan tetapi juga bisa dimanfaatkan dari sisi hiburan,” ujar Rendra.

Dengan memanfaatkan olahraga dari sisi hiburan, diharapkan akan menjadi destinasi baru dalam pariwisata keolahragaan. Salah satu yang dicontohkan oleh Bupati Rendra adalah FIM Supermoto yang digelar di stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

“Beberapa kali Kabupaten Malang dipercaya menyelenggarakan kegiatan yang berkelas Internasional, terutama untuk kelas-kelas eksebisi, atau pertandingan persahabatan,” ujar Rendra menambahkan.

Rendra menambahkan, jenis olahraga pantai juga mulai dilirik sebagai hiburan. Maka pengembangan area-area yang mendukung wisata keolahragaan itu yang akan digalakkan.

Untuk pengembangan atlet, KONI Jatim  telah mempersiapkan bonus sebesar 130 milliar rupiah bagi atlet Jatim peraih medali PON Jabar lalu. Akan tetapi hingga kini masih ditunggu proses pencairan bonus setelah Perubahan Anggaran Keuangan (PAK)  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim disetujui.

Berikan tanggapan Anda