Malangtoday.net – Terkait dengan Kasus kematian aktivis Ham, Munir, Suciwati, istri almarhum menilai, Sampai saat ini presiden Jokowi dan  presiden SBY saling lempar tanggung jawab. Bahkan menurutnya, dokumen hasil temuan Tim Pencari Fakta (TPF) oleh Presiden Sby juga dihilangkan. 

“Bagi saya sekarang sby tidak lagi dalam tataran sebagai presiden. Presidennya siapa sekarang, ya tinggal turun ke bawah ngurusin Dokumen yang dihilangkan itu,” jelasnya usai dialog dengan mahasiswa kemarin sore.

Dia lanjutkan, Kalau memang dokumen hasil temuan TPF dihilangkan oleh SBY, SBY bisa di proses secara hukum karena menurutnya, sebagai kepala negara, SBY gagal menyimpan dokumen penting.

“Saya yakin dokumen itu ada salinan, ketika TPF selesai, ada salinan sekitar 7 yang diberikan pada lembaga lembaga penegak hukum,” sambungnya.

Namun yang terpenting saat ini baginya adalah presiden jokowi menindaklajuti kasus ini dan  mengumumkan hasil TPF.

“Di lembaga penegak hukum pasti ada.kita akan tetap menunggu,”tandasnya.

Berikan tanggapan Anda