MALANGTODAY.NET – Operasi sikat yang digelar Polres Malang Kota selama 12 hari dari tanggal 14 hingga 25 September 2016, menghasilkan angka pengungkapan kasus kejahatan mencapai angka 46 kasus. Jumlah itu didominasi oleh kasus pencurian sepeda motor (Curanmor).

“Kasus curanmor masih mendominasi yakni 28 kasus, selebihnya pencurian dengan pemberatan, dan pencurian dengan kekerasan seperti jambret” ujar Wakapolres Malang Kota Kompol Dewa Putu di Mapolres Malang Kota, Senin (26/9) hari ini.

Dari pengungkapan kasus Curanmor itu, polisi berhasil meringkus 2 orang tersangka berinisial ID (41) dan AS (28) warga Pasuruan. Serta barang bukti berupa 9 unit sepeda motor utuh dan sejumlah motor dalam bentuk pretelan serta kunci T dan tang.

Mepada polisi, Kedua pelaku mengaku menjual motor-motor curian itu ke bengkel-bengkel di Pasuruan untuk dipreteli.

“Mereka mencuri di Malang, dibawa ke Pasurun” lanjutnya.

Kasus lain yang berhasil diungkap polisi yakni kasus pencurian dengan pemberatan dengan total sebanyak 9 kasus. Polisi, mengamankan HS (28) warga Muharto dan pasangan KW dan LS warga Probolinggo. Rata-rata mereka melakukan aksi pencurian di malam hari.

Terakhir polisi mengungkap 6 kasus penjambretan. Kepada polisi tersangka mengaku menyasar pengendara sepeda motor yang membawa tas maupun barang bawaan di motor.

“Rata-rata kerugian Rp 4,5 juta, yang diambil tas berisi dompet, HP dan barang berharga lain yang dibawa korban” pungkasnya. (yat)

 

Berikan tanggapan Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here