Poster event Malang Zine Fair 2018 (istimewa)

MALANGTODAY.NET – Bulan Juli untuk berbagai kalangan juga identik dengan Bulan Zine Internasional. Kota Malang yang ikut melestarikan kultur penerbitan zine dari generasi ke generasi juga tak mau ketinggalan bagian. Hari Senin, 30 Juli 2018, turut akan diselenggarakan Malang Zine Fair 2018.

Zine adalah sebuah fenomena budaya yang memiliki akar cukup panjang di Kota Malang. Perjalanan sejarah mengisahkan bahwa sejak pertama kali zine merambah masuk dan menjamur di Kota Malang medio tahun 90-an, ternyata hingga saat ini kultur mencetak zine masih ada dan terus melakukan reproduksi.

Malang Zine Fair adalah agenda yang digagas sebagai upaya mengarsipkan dan merawat memori serta sejarah perkembangan seni dan sosial budaya lintas generasi di Kota Malang.

Baca Juga: Berpartisipasi Menjaga Kelangsungan Kehidupan Satwa Bersama Profauna

Malang Zine Fair 2018 adalah sebuah perayaan dari nyala api kultur zine yang ternyata hingga saat ini masih tetap ada meskipun zaman telah memasuki era digital dan segala teknologi serba cepat yang ditawarkan.

Zine Maker muda tetap bermunculan, baik individu maupun kelompok. Malang Zine Fire 2018 digagas untuk merawat semangat dan benang merah historis bagi Zine Maker muda maupun generasi terdahulu.

“Sampai detik ini banyak Zine Maker muda maupun lama yang masih tetap membidani zine, entah kelompok atau personal. Perayaan ini selain untuk menjaga semangat mereka tetap menyala, juga untuk mengedukasi generasi muda mengenai zine khususnya di Kota Malang,” ungkap Radinang Hilman, salah satu kolektor zine musik Malang medio 1996-2018.

Salah satu kelompok yang turut berkontribusi di Malang Zine Fair 2018 adalah REKAM!

REKAM! sendiri lebih berkonsentrasi dalam pengarsipan zine seni dan budaya, khususnya bidang musik. Namun, REKAM! sebenarnya tidak membatasi pengarsipan zine dalam berbagai genre. Kebetulan saja para pegiat zine yang tergabung di dalam REKAM! lebih banyak bergelut di arena musik Kota Malang.

Baca Juga: Global Tiger Day, Taman Safari Prigen Gelar Kampanye dengan Ragam Kegiatan

“Setiap konsentrasi bidang seni punya programnya masing-masing. Nah, dari musik kita punya program khusus namanya REKAM!. Aktifitasnya adalah pengarsipan zine musik era 1996-2018,” ungkap pria yang juga aktif menulis konten musik lokal tersebut.

Disinggung mengenai pentingnya program pengarsipan, Hilman menerangkan bahwa sejarah adalah hal yang perlu dirawat untuk menjadi bahan pembelajaran baik di masa kini atau di masa yang akan datang. Dengan adanya metode pengarsipan yang baik dan tepat guna, bukan tidak mungkin bahwa zine dapat digunakan sebagai rujukan hingga bahan ajar yang mencakup disiplin seni, sosial budaya, politik, dan ensiklopedia sejarah.

“Beberapa orang atau kelompok mungkin punya aktifitas pengarsipan yang baik. Tapi kebanyakan itu hanya untuk personal atau kalangan sendiri.

Baca Juga: Viral, Video Pengunjung Taman Wisata Sakiti Satwa dengan Asap Vape

“Nah REKAM! ingin cakupannya lebih lebar dan bisa diketahui khalayak luas. Tujuannya agar semua orang tahu bagaimana rekam jejak khususnya musik di Kota Malang yang masih banyak terpendam dan bisa jadi pelajaran untuk generasi muda dan generasi yang akan datang.

“Tapi bukan berarti kita mengajak semua orang mundur ke belakang. Justru dari pengarsipan ini, REKAM! berharap bisa melecut semangat generasi muda untuk semakin maju dan produktif!” pungkas Hilman.

Selain pameran zine lintas generasi, Malang Zine Fair 2018 juga menawarkan kegiatan lain seperti Lapak Zine, Lokakarya, Custom Your Zine, Sharing Session: ‘Bedah Zine Malang’, serta penampilan musik.

Kabarnya, Malang Zine Fair 2018  juga akan menyediakan mesin foto kopi bagi para pengunjung yang ingin menggandakan zine apapun yang menarik perhatian saat hadir di acara ini.

Malang Zine Fair 2018 akan diadakan di Warkop Good Dank pada hari Senin, 30 Juli 2018 mulai pukul 15.00 WIB.

Denah lokasi Malang Zine Fair 2018 (istimewa)

Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...