Mensos Sosialisasikan Bantuan Non Tunai di Malang
Mensos sosialisasikan bantuan Non Tunai di Malang

MALANGTODAY.NET – Setelah melaunching secara perdana program E-Warung PKH di Kota Malang pada pertengahan 2016, kali ini Kementerian Sosial Republik Indonesia kembali memilih bumi Arema dalam penyaluran bantuan non tunai pertama di Indonesia.

Hadir secara langsung, Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa dengan didampingi Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial, hingga kepala Bank Indonesia (BI).

Sembari menyapa para peserta PKH, perempuan berhijab ini mengatakan,penerima PKH dapat mengambil atau menyetor uang menggunakan kartu yang telah diberikan. Selain itu, pemilik kartu juga dapat memanfaatkannya untuk menabung.

“Sementara penerima bantuan rastra tidak dapat menukarnya dengan uang tunai,” katanya beberapa menit lalu.

Dia menyebutkan, setiap satu bulan sekali pemerintah akan menyalurkan dana sebesar Rp 110 ribu. Nominal tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak.

“Sekarang dalam proses LPG 3 kilogram,” beber Khofifah.

Tak hanya itu, dia juga menyampaikan, kartu PKH noj penerima sastra yang dimiliki para penerima bantuan juga dapat difungsikan sebagai ATM. Sehingga, juga bisa digunakan untuk menabung dan tarik tunai.

Sementara itu, Dirjen perlindungan Jaminan Sosial, Hari Hikmat menambahkan, dengan penyaluran bantuan sosial non tunai dan bansos pangan secara perdana itu, maka penyaluran harus dilakukan dengan persiapan lebih cepat.

Kunjungan Menteri Sosial kali ink tidak lain adalah untuk penyaluran bantuan sosial non tunai, penyaluran program keluarga harapan (PKH), dan bantuan pangan melalui e-warong Kube PKH serta bantuan hibah dalam negeri.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.