Lulu Lugiyati dan Herdini Suryanto (Istimewa)

MALANGTODAY.NET– Memang saat ini mendengar personel wanita sudah menjadi hal yang lazim. Tapi bagaimana dengan zaman dulu? Mungkin hanya beberapa orang saja yang pernah mendengan nama Lulu Lugiyati dan Lettu Herdini Suryanto.

Siapa sangka kedua wanita ini pernah menjadi pilot pertama wanita sejak Indonesia Merdeka tahun 1945 silam.

Baca Juga: 8 Gaya Hijab Pastel ala Selebgram Hamidah Rachmayanti

Pada saat itu Lettu Lulu Lugiyati yang masih berusia 23 tahun dan Lettu Herdini Suryanto 26 tahun adalah dua diantara 30 anggota Wanita Angkatan Udara (WARA) pertama pada tahun 1963. Mereka ditunjuk sebagai pilot di misi rahasia untuk menentang pembentukan negara Malaysia pada tahun 1964.

Menengok kebelakang, Lulu lahir di Kuningan pada 25 November 1941. Dia adalah mahisiswi Fakultas Hukum di Universitas Padjajaran, Bandung. Herdini Suryanto, salah satu rekan pilot Lulu lahir di Semarang pada 19 April 1938. Pada saat itu dia mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Geografi, Universitas Gajah Mada. Mereka mulai pada bulan April hingga Agustus menjalani masa pendidikan kemudian dianggkat sebagai WARA angkatan petama.

Setahun kemudian Lulu dan Herdini mengikuti sekolah pelatihan penerbangan dan dinyatakan lulus. “Senang, tapi ada dukanya. Pesawat tak ada radionya, jadi tak bisa menghubungi daratan. Pernah sekali mau mendarat di Solo, tapi ada pesawat lain di runway. Senior saya, laki-laki, kayaknya mau terbang dan saya mau landing. Karena gugup, manusiawi harus naik lagi tapi kok sulit. Ternyata lupa ngetrim,” papar Herdini mengenang salah satu pengalamannya dikutip MalangTODAY dari laman newsdetik.com, Rabu (13/06).

Pada 22 Desember tahun lalulalu, bertepatan dengan Hari Ibu Panglima TNI mengundang mereka untuk menghormati kedua pilot pertama ini dengan memajang secara khusus foto mereka berdua di Museum Dirgantara Mandala.

Baca Juga: Supaya Bisa Jadi Modal Usaha, Ini 5 Tips Agar THR Awet

Meski telah lepas dari dunia militer, namun Herdini tetap berpesan kepada perempuan Indonesia agar terus maju dan khusus bagi pilot wanita TNI AU harus menjadi seorang fighter pilot.

Walaupun pesawat yang dikendarai Lulu dan Herdini saat itu belum secanggih sekarang, tapi semangat dan kegigihan mereka perlu dicontoh.


Penulis  : Endra Kurniawan
Editor   : Endra Kurniawan