Mengapung di Kali, Jasad Bayi Perempuan Gegerkan Warga Pakis
Jasad bayi perempuan yang ditemukan di Sungai Kalisari Mangliawan Pakis (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Penemuan jasad bayi berjenis kelamin perempuan yang mengapung di aliran Sungai Kalisari, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang membuat geger warga, Rabu (19/9/2018).

Jasad bayi tak berdosa itu diketahui pertama kali oleh salah satu warga setempat, Hadi Prayitno (48). Penemuan jasad bayi berawal saat Hadi hendak mandi di sungai sekitar pukul 15.30 WIB.

“Saksi akan mandi di sungai, melihat ada benda menyerupai bangkai binatang hanyut di sungai,” ujar Kapolsek Pakis, AKP Hartono.

Baca Juga: Permainkan Agama, Ini 5 Pernikahan Artis yang Dicap Settingan

Penasaran, Hadi kemudian mencoba mendekati benda yang hanyut tersebut. Terkejutnya Hadi saat mengetahui benda yang dikiranya bangkai binatang ternyata sesosok jasad bayi, lengkap dengan ari-ari yang masih menempel.

Hadi selanjutnya memberitahukan kepada warga yang lain, Ngateman (58) yang kebetulan saat itu tidak jauh dari lokasi penemuan jasad bayi. Mereka kemudian melapor kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Pakis dan Puskesmas Pakis.

Baca Juga: Jangan Bodoh! 5 Hal Ini Bukan Alasanmu Untuk Segera Menikah

“Hasil pengecekan tim medis, kemungkinan bayi tersebut dibuang ke sungai setelah dilahirkan kurang lebih 3 hari yang lalu. Diduga dibuang dari wilayah Kecamatan Blimbing Kota Malang, mengingat lokasi ditemukannya berdekatan perbatasan aliran sungai di Blimbing Kota Malang,” jelasnya.

Dugaan sementara, jasad bayi malang itu hanyut terbawa arus yang deras saat pintu air yang berada di wilayah Blimbing, Kota Malang dibuka. Jasad bayi tersebut saat ini dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang.

Baca Juga: Terbukti Sakti! Roy Kiyoshi Dulu Sudah Prediksi Angel Lelga & Vicky Prasetyo Settingan

Pihak Polsek Pakis juga langsung melakukan koordinasi dengan Polsek Blimbing untuk dilakukan penyelidikan terhadap orangtua yang tega membuang bayi perempuan tersebut.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Swara Mardika