MALANGTODAY.NET – Selain pendidikan formal, pendidikan terapan yang diajarkan dalam Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kali ini juga menjadi perhatian khusus dari pemerintah. Sebab, total guru profesional yang ahli dibidangnya untuk lingkungan SMK saat ini hanya sebesar 22 persen saja.

“Ini memang harus lebih ditingkatkan, tapi secara bertahap,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Mendikbud), Muhadjir Effendy kepada Media beberapa menit lalu.

Dia mengatakan, ada banyak faktor yang melatarbelakangi minimnya guru yang ahli dalam bidangnya tersebut. Sehingga, masih dilakukan berbagai upaya untuk dapat memenuhi setiap kebutuhan tersebut, dan semua masih sesuai dengan tahap.

“Karena butuh waktu dan anggaran juga,” tambahnya.

Dia menyebutkan, ada beberapa keahlian yang mungkin harus diperhatikan untuk dapat mewujudkan nawacita Presiden. Diantaranya guru wisata, guru maritim, dan guru ekonomi kreatif, yang kesemuanya memang harus lebih disiapkan dengan matang guna meningkatkan kualitas pendidikan terapan.

Tak hanya itu, mantan Rektor UMM ini juga menambahkan, keahlian guru nantinya akan diupgrade sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, pemunuhan akan lebih tercukupi secara maksimal. (ind).

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda