KPAI: Kebijakan 5 Hari Sekolah 8 Jam Belajar Langgar Undang-Undang
Mendikbud Muhadjir Effendy

MALANGTODAY.NET – Sebagai lembaga pendidikan, sekolah diharapkan mampu menjadi rumah ke dua bagi siswa. Hal ini sangat ditekankan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendi, agar anak senantiasa nyaman dalam belajar.

Mantan rektor UMM ini mengatakan, fokus pendidikan bukan hanya sekedar memberi pelajaran dan muatan pendidikan saja. Melainkan juga memberi dukungan bagi siswanya dalam meraih cita-cita serta berkreatifitas dengan kegemarannya.

“Buat anak merasa aman dan nyaman berada dilingkungan sekolah,” ungkapnya beberapa menit lalu.

Muhadjir menyebutkan, salah satu metode yang bisa diterapkan adalah dengan pengenalan mata pelajaran dengan waktu yang panjang. Tapi sayangnya, di lapangan saat ini murid lebih dibebankan dengan berbagai macam mata pelajaran yang jumlahnya berlimpah. Sehingga, tidak jarang membuat para siswa terbebani, dan tidak merasa enjoy dalam menggali ilmu.

“Banyak mata pelajaran akan memberatkan anak, tapi banyak waktu akan meningkatkan kreatifitas anak. Selain itu, masukkan juga muatan motivasi bagi anak-anak,” tambah pria ramah ini.

Tak hanya itu, Muhadjir juga menekankan agar para guru juga lebih kreatif. Berfikir out of the box, yang nantinya akan membimbing para siswa penasaran dan senang dengan setiap materi yang disampaikan.

“Katanya profesional, masak kalau mau mengajar harus menunggu buku pedoman,” guraunya.

Dia juga menyampaikan, sebagai seorang profesional, guru juga wajib mengajar dan berada dilingkungan sekolah selama delapan jam. Sebab, peraturan tersebut sudah tercatat dalam undang-undang, dan sudah seharusnya ditepati.

“Kontrol langsung dari pusat,” tegasnya. (mmg)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda