MALANGTODAY.NET –  Menerima hadiah buku adalah hal yang luar biasa bagi Kepala Penerangan Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayor Infanteri  Bonny Vidri Anggoro, apalagi buku yang diterimanya adalah buku biografi Mayjen TNI (Purn) Amir Yudhowinarno, Panglima Komando Tempur (Pangkopur) ll Cadangan Umum AD (Caduad) ke-5. Salah satu tokoh yang didolakannya.

Dalam sambutannya,  Kepala Penerangan, Mayor Inf Bonny Vidri Anggoro juga menyampaikan ada banyak manfaat yang bisa diambil dari buku yang memuat tentang perjalanan hidup Mayjen Amir Yudhowinarno.

“Ini adalah hadiah yang luar biasa. Kita harus memberikan apresiasi yang tinggi untuk Divisi Infanteri 2 Kostrad dalam menjaga dan memelihara sejarah satuan. Sekaligus kita bisa banyak belajar dari sejarah  Mayjen TNI (Purn) Amir Yudhowinarno,” ujar  Bonny, Senin (10/10)/

Kepada keluarga besar Mayjen TNI (Purn) Amir Yudhowinarno, yang diwakili oleh Adi Nugroho, Bonny mengungkapkan terima kasih setinggi-tingginya. Ia juga berharap semua prajurit di Divisi Infanteri 2 Kostrad bisa belajar dari teladan dari perjalanan hidup Mayjen Amir Yudhowinarno.

Buku biografi tersebut memuat tentang perjalanan hidup seorang Amir Yudhowinarno sejak masa perjuangan hingga perjalanan karirnya menjadi seorang Panglima Komando Tempur ll Caduad (1971-1973). Amir Yudhowinarno merupakan sosok pejuang yang tangguh dan sepanjang hayatnya untuk mengabdikan diri pada nusa dan bangsa. Hingga sebelum menutup usia, ia masih menyempatkan diri untuk menulis buku sebagai kenangan sejarah yang sangat berharga.

Komando Tempur (Kopur) ll Cadangan Umum AD (Caduad) adalah merupakan cikal bakal terbentuknya Divisi Infanteri 2 Kostrad. Pembentukan satuan ini dilatar belakangi bahwa TNI AD harus memiliki pasukan cadangan yang memiliki kemampuan siap tempur setiap saat. Sejak April 1985 Kopur ll Kostrad dilikuidasi menjadi Divisi Infanteri 2 Kostrad.

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda