buah apel khas Malang @tempo
buah apel khas Malang @tempo

MALANGTODAY.NETMalang identik dengan oleh-oleh buah apel. Ngomong-ngomong tentang apel, masyarakat seringkali mempertanyakan manakah cara mengonsumsi apel yang tepat antara kulit dikupas atau ikut dimakan?

Sebagian orang berpikir bahwa kulit apel mengandung pestisida. Sebagaimana diketahui, petani biasanya menyemprotkan pestisida ke tanamannya agar terhindar dari hama. Di sisi lain, masyarakat juga berat untuk membuang kulit apel. Mereka percaya bahwa kulit apel mengandung banyak nutrisi dan serat yang dibutuhkan tubuh.

Dilansir dari Kompas.com (17/5/2019), jika kita mengonsumsi apel beserta kulitnya, maka tubuh akan memperoleh 332% lebih banyak vitamin K, 115% lebih banyak vitamin C, 20% lebih banyak kalsium, dan 142% lebih banyak vitamin A.

Selain itu, memakan kulit apel juga baik untuk mengurangi resiko kanker dan menjaga kesehatan sendi. Sebab, kulit Apel mengandung banyak antioksidan dibandingkan pada daging buahnya. Dengan adanya antioksidan, maka sel-sel dalam tubuh terhindar dari peradangan.

Meski demikian, bagi yang khawatir akan zat-zat kimia yang ada di kulit apel ternyata tidak perlu risau. Sebab, sisa-sisa kandungan pestisida ini bisa ddibersihkan dengan menggunakan air mengalir.

Masyarakat tidak disarankan membersihkan apel menggunakan sabun. Sebab, bahan-bahan sabun bisa meresap ke dalam daging buah.

Itu dia ulasan mengenai cara tepat mengonsumsi apel antara dimakan dengan kulit atau tidak. Pastinya, apel yang dimakan dengan kulitnya akan memberikan nutrisi yang lebih banyak. Akan tetapi, perlu diingat sebelum dikonsumsi apel harus dibersihkan terlebih dahulu ya Zens. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.