Kota Malang Jadi Kota Terkondusif di Indonesia? Ini Buktinya
Walikota Malang, H. M. Anton ketika hadir dalam Tabligh Akbar yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Kota Malang di Masjid Al Ikhlas, Jalan Raya Langsep (Humas Pemkot Malang for MalangTODAY.net)

MALANGTODAY.NET – Wali Kota Malang, M. Anton menegaskan, Kota Malang telah ditunjuk sebagai kota terkondusif di Indonesia. Karena meski terdapat begitu banyak organisasi masyarakat dan keberagaman latar belakang ideologi, kota pendidikan ini masih dapat bersinergi dengan apik.

Suasana kondusif yang tercipta selama ini menurutnya merupakan buah hasil sinergitas antar seluruh elemen, termasuk dari kalangan ormas keagamaan.

Lantaran komunikasi antara pimpinan organisasi keagamaan maupun organisasi masyarakat yang lain selalu terjalin dengan baik.

“Saya tegaskan, itu semua tak lepas dari komunikasi aktif jajaran pimpinan organisasi keagamaan dengan jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah),” katanya ketika hadir dalam tabligh akbar yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Kota Malang di Masjid Al Ikhlas, Jalan Raya Langsep, pada Minggu (29/10).

Pria yang akrab disapa Abah Anton itu juga menyampaikan, peran Muhammadiyah dalam pembangunan dan menjaga suasana aman, tentram dan kondusif di Kota Malang sangat baik. Sehingga tak heran, jika kota yang juga berjuluk sebagai kota kembang ini, diberi kepercayaan menjadi kota paling kondusif di Indonesia.

“Sinergitas antara dua ormas Islam besar yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sangat bagus sekali dan dari titik ini kita bisa membangun peradaban Islam yang baik,”  ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sinergitas antara NU dan Muhammadiyah telah diwujudkan dalam acara halal bi halal bersama yang digagas oleh dua ormas itu beberapa waktu lalu.

Hal ini, lanjut Abah Anton, merupakan bukti yang cukup kuat bagaimana mensinergikan berbagai kelompok dalam menjalin persatuan dan kesatuan demi menuju suksesnya program pembangunan.

“Sinergitas itu sejalan dengan misi pemerintah dengan jargon bermartabat itu. Harapannya sinergitas dan prestasi ini bisa kita pertahankan,” ungkapnya.

Tabligh Akbar yang digagas PDM Kota Malang ini, dilaksanakan satu bulan sekali atau tepatnya setiap minggu ke lima. Khusus pada tabligh kali ini tausiyah diberikan oleh Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsudin.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Din Syamsudin yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban, menyambut baik prestasi yang sudah ditorehkan oleh Kota Malang. Termasuk dalam hal menjaga kondusifitas antar organisasi keagamaan dan umat beragama.

“Kalau NU dan Muhammadiyah ini bisa bersinergi bersama, maka saya kira permasalahan umat akan terselesaikan, dan saya baca dari media massa di Kota Malang beberapa bulan lalu digelar acara halal bi halal antar dua ormas itu dan hal ini sangat luar biasa sekali,” ucap Din Syamsudin. (Pit/Ans)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda