MALANGTODAY.NET – Wisuda selalu menjadi momen paling dinantikan oleh mahasiswa. Boleh jadi kita lega telah melaksanakan Wisuda, tetapi perjuangan kita masih panjang untuk mengapai gelar sarjana.

Kita diharuskan mengurus surat surat administrasi yang disebut ‘Surat Bebas Tanggungan’. Di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sendiri ada hal unik dari berkas-berkas untuk persyaratan mengambil ijazah.

Persyaratan tersebut harus dipenuhi oleh mahasiswa hukum UMM kosentrasi hukum islam dan mahasiswa twiniing program FH-FAI. Isi persyaratan tersebut adalah Mahasiswa kosentrasi hukum islam dan mahasiswa twining program diharuskan untuk menghafal Juz Amma dan terjemahannya. Hafalan itu nantinya harus disetorkan  di lab hukum.

Permasalahan ini dikeluhkan Guruh Roji, salah satu mahasiswa twinning progam yang mau tidak mau harus menghafal juz amma dan terjemahan untuk mendapatkan ijazahnya tersebut.

“Kenapa harus FAI dan Fakultas Hukum saja yang diharuskan menghafal Juz Amma, kenapa tidak semua lulusan saja, karena UMM juga kampus berbasis Islam-Muhammadiyah,” ujarnya kepada Malangtoday.net, Selasa (11/10).

Mahasiswa asal Lampung, Sumatera itu menyesalkan dengan adanya peraturan tersebut karena menjadi hambatan baginya dan mahasiswa lainnya untuk mendapatkan ijazah yang dinanti-nantikannya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda