‪Belasan Warga Kedungkandang Jadi Korban Pencurian Meteran Air‬
Imam, warga Kelurahan Tlogowaru (yoga)‬

MALANGTODAY.NET – Belasan warga yang bermukim di kawasan Kedungkandang, Kota Malang, menjadi korban pencurian meteran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).‬

‪Meteran alat penghitung air yang posisinya di depan rumah raib entah kemana. Sebanyak 13 meteran di 13 rumah diketahui hilang.‬

Salah satu korban, Imam (42) warga Jalan Sekarsari Indah RT 03 RW 01 Kelurahan Tlogowaru mengeluhkan karena harus mengganti biaya pemasangan baru meteran PDAM yang hilang.‬

‪”Yang memasang meteran air di luar pagar rumah saya kan pihak PDAM, sejak saya menempati rumah ini 2011 lalu. Meteran saya dan empat tetangga hilang dengan digergaji. Kejadian kira-kira Jum’at (17/02) dini hari,” kata Imam.‬

‪Atas kejadian tersebut, ia dan empat tetanggannya langsung melaporkannya kepada pihak PDAM Kota Malang. Namun, masing-masing dari mereka diharuskan membayar Rp 400 ribu untuk biaya pemasangan kembali.‬

‪”Rp 400 ribu itu diangsur empat kali, per bulannya Rp 100 ribu. Di daerah sini ada sekitar 13 orang yang kehilangan. Kami ini kan menjadi korban pencurian, tapi masih diminta membayar biaya pasang meteran lagi,” tambahnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here