Usaha Kuliner di Kota Malang Diimbau tak Gunakan Cabai Busuk
Ilustrasi Kuliner (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Ramai kabar maraknya pembelian cabai busuk dari pengusaha kuliner, sebagai buah mahalnya bahan makanan tersebut di pasar, membuat Pemerintah Kota Malang menjadi was-was. Pasalnya, Kota Malang yang terkenal dengan sensasi wisata kulinernya, utamanya masakan pedas.

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, mengimbau kepada para penjual kuliner agar tidak menggunakan cabai busuk sebagai bahan makanan. Karena, selain akan berdampak kepada kesehatan, hal itu juga berkaitan dengan citra Malang sebagai destinasi wisata halal.

“Yang dimaksud dengan wisata halal, tidak saja dari segi makanannya, namun juga bahannya dan cara pengolahannya,” kata Sutiaji, beberapa menit lalu.

Ia menambahkan, jika pengusaha kuliner ketahuan menggunakan cabai busuk sebagai bahan dan itu ketahuan konsumen, maka dengan sendirinya akan menurunkan citra Malang sebagai kota wisata bidang makanan dan minuman itu.

“Pemerintah mengimbau agar tidak melakukan itu, masalah harga cabai mahal saat ini sedang dicari solusinya oleh pemerintah pusat, sehingga pengusaha kuliner harus sabar dahulu,” tuturnya.

Seperti diketahui, harga cabai rawit di Kota Malang saat ini menembus angka Rp 115 ribu atau setara dengan harga satu kilogram daging sapi. Tentunya, harga tersebut membuat para pengusaha kuliner menjerit dan pasrah akan meroketnya harga bahan makanan itu.

Pada sejumlah daerah, warga dan pengusaha kuliner memilih untuk membeli cabai busuk untuk dijadikan bahan makanan

Berikan tanggapan Anda

loading...

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here