Terpilih Sebagai Learning Inovation, UM Gencarkan Kurikulum Baru
Salah satu sudut Kampus UM @MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Terpilihnya Universitas Negeri Malang (UM) dalam project 4in1 di bawah koordinasi Direktorat Sumber Daya IPTEK Dikti membuat kampus tersebut serius dalam menyandang Learning Inovation.

Tak tanggung-tanggung, Islamic Development Bank (IDB) berani gelontorkan dana sebesar Rp 527 M dengan harapan UM dan beberapa kampus lain yang terpilih mampu menyukseskan Center of Excellence.

Baca Juga: FIK UM Kenalkan Aplikasi Bagi Pelatih Cabang Olahraga Kabupaten Malang

“Dana itu tidak hanya untuk kami saja, namun juga dengan tiga universitas yang ikut terpilih dalam project 4in1,” ungkap Staf Ahli Wakil Rektor IV Apif M Hajji.

Ia juga mengungkapkan dalam menyandang nama learning inovation, UM juga tengah memberdayakan kurikulum baru yakni Kurikulum UM 2018.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Apif ini mengungkapkan bahwa kurikulum UM saat ini sedang dijalankan secara bertahap. Kurikulum UM 2018 ini memungkinkan untuk mahasiswanya mengambil kuliah antar prodi bahkan antar fakultas.

Baca Juga: UM Melangkah Menuju ‘Center Off Excellence Learning Inovation’

“Biasanya hal ini dilakukan oleh mahasiswa semester akhir untuk merampungkan tugas skripsinya,” imbuh Apif.

Namun kali ini tidak hanya diterapkan untuk mahasiswa semester akhir saja. “Bisa juga mengambil mata kuliah di tiga universitas terpilih tersebut. Yakni Universitas Jember, Universitas Mulawarman, dan Universitas (Sultan) Ageng Tirtayasa,” tandasnya.


Reporter : Choirul Anwar
Editor : Raka Iskandar