Anggota Komisi D, Hadi Susanto

MALANGTODAY.NET – Hasil uji laboratorium terhadap jajanan anak sekolah yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Malang beberapa saat lalu cukup mencengangkan. Sebagian besar jajanan itu mengandung bahan berbahaya seperti boraks, yang selama ini selalu digunakan untuk mengawetkan mayat.

Namun Dinas Kesehatan Kota Malang saat itu menyebutkan kalau tidak semua jajanan berbahaya dan mengandung bahan berbaha tersebut. Sehingga masyarakat tidak perlu takut mengonsumsinya.

Sikap berbeda ditunjukkan oleh salah satu Anggota DPRD Kota Malang. Anggota Komisi D, Hadi Susanto mengatakan, sejauh ini pihaknya memang belum menerima laporan terkait kabar tersebut. Namun apabila memang benar ditemukan zat berbahaya, maka pihaknya menegaskan agar masyarakat lebih berhati-hati.

“Terutama anak-anak, harus dijaga betul makanan apa saja yang dikonsumsi,” katanya pada media, beberapa saat lalu.

Hadi menyebutkan, sekolah juga harus memberi peraturan yang lebih ketat. Sehingga siswanya dapat lebih mawas dan penjual pun akan menyesuaikan standart yang ditetapkan dan tidak cenderung bermain-main. Tidak sedikitnya kasus serupa menurutnya juga harus diimbangi dengan pengawasan yang tepat.

Pihaknya meminta agar Dinas Kesehatan lebih melakukan pemantauan secara rutin dan berkala. Selain itu jiga memberi wacana terkait jajanan kepada pihak sekolah untuk kemudian dapat disampaikan ke anak didik dan wali murid.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here