Driver Angkotan Umum berkumpul di depan Stasiun Kota Baru (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Setelah lebih dari tiga hari mogok beroperasi, sopir angkutan umum di Kota Malang hari ini diperkirakan akan kembali beroperasi.

Karena Pemerintah Kota Malang telah menyutujui setiap tuntutan yang diajukan oleh para sopir.

“Sekarang, para ketua jalur sudah menuju ke kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk meminta bubuhan bukti persetujuan dari Pemkot,” kata driver angkot Neo, Teguh Kiswanto kepada Media, Kamis (9/3).

Menurutnya, tuntutan yang diminta dari para sopir angkot adalah keabsahan dari Walikota Malang, M. Anton. Karena dengan adanya legalitas dari pemerintah kota semakin memuaskan para sopir angkot.

“Poin tuntutan masih sama seperti yang disampaikan sesuai kesepakatan pada tanggal tujuh kemarin. Hanya saja ini ada tandatangan Walikota Malang yang memang jadi permintaan teman-teman sopir angkot dari kemarin,” tambahnya.

Setelah ada persetujuan dari Walikota, lanjutnya, maka surat edaran tersebut akan disampaikan kepada semua sopir angkot. Sehingga diharapkan semua angkot mulai siang ini dapat kembali beroperasi.

“Poin pentingnya menyebutkan bahwa transportasi umum yang legal di Kota Malang adalah angkot dan taksi konvensional. Sedangkan yang berbasis online sifatnya ilegal dan tidak boleh beroperasi di sini,” tambahnya.

Sementara itu, dari pantaun MalangTODAY.net beberapa angkot masih terparkir di area Stasiun Kota Baru sampai kawasan gedung DPRD Kota Malang. Beberapa sopir pun tampak menunggu kepastian di beberapa titik pusat kota.

1 KOMENTAR

  1. Walikotaku walikota malang lucu dan aneh jauuuh kalah tegas dengan walikota sby yg dg tegas menyatakan menolak memberikan ijin semua jenis angkutan on line. Karena persaingan tdk sehat. Makanya angkutan on line sby dan sidoarjo byk yg operasi di mlg pagi datang mlm pulang masyarakat malang jg lucu dan aneh dishub tegas katanya ada udang dibalik batu konyol cara mikirnya. Terus terang saya kecewa dulu pilih walikota anton. Orang luar dibiarkan operasi di mlg tanpa kontribusi apapun ke kota malang

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here