Ribuan peserta Malang Menari berada di area Balai Kota Malang (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Tujuh ribu peserta Malang Menari pagi ini menghijaukan kawasan bundaran Balai Kota Malang. Mereka memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) menari terbanyak bersama-sama.

Rekor muri dengan peserta terbanyak pun kembali didapatkan, setelah sebelumnya juga mendapat penghargaan serupa selama lima kali berturut-turut.

Dancing On The Street Malang Menari tersebut tercatat telah diikuti 6.905 peserta sejak Sabtu (29/4) malam, dan menjadi tujuh ribu peserta pada Minggu (30/4) pagi.

Dari semula yang ditargetkan lima ribu peserta saja, sampai pagi ini ternyata mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan melebihi target. Ini menunjukkan bahwa antusias masyarakat untuk merayakan HUT 103 Kota Malang pun sangat tinggi.

Tepat pukul 07.45 WIB, proses pemecahan rekor muri pun berlangsung. Setiap titik balai kota dan bundaran tugu pun terlihat rapi dan dipenuhi lautan manusia. Peserta yang kebanyakan berasal dari kaum hawa ini pun berlangsung sangat meriah.

Walikota Malang, M. Anton menyampaikan, antusias luar buasa yang ditunjukkan masyarakat ini diharapkan dapat memberi kontribusi luar biasa bagi perkembangan Kota Malang. Selain itu juga diharap mampu menjadikan Malang sebagai percontohan berbagai daerah di Indonesia.

“Rekor muri yang dilakukan ini, diharapkan dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Dalam aksi pemecahan rekor muri ini, lima jenis tarian pun dilakukan secara bersamaan. Tarian daerah yang disuguhkan tersebut juga ditargetkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya bangsa.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here