Tugu Malang @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Warga Kota Malang hampir semuanya pasti mengenali Tugu Malang. Sebagaimana diketahui, tugu ini telah menjadi salah satu landmark kebanggan bumi Singo Edan.

Jika kita melihat Tugu Malang berbentuk berupa tugu yang menjulang ke atas, siapa sangka sebelumnya bentuknya berupa patung manusia. hal tersebut bermula ketika ada penghancuran monumen oleh Belanda.

Saat itu, Belanda masuk ke Kota Malang ketika pembangunan monumen ini selesai sekitar 95 persen. Belanda kemudian meletakkan mahkota raja di puncak tugu. Ditambah lagi di bawahnya dikibarkan pula bendera Belanda.

Awalnya, Belanda tidak memiliki niat untuk menghancurkan tugu. Namun akhirnya keinginan itu pupus. Dilansir dari Ngalam.co, Belanda menghancurkan tugu pada 23 Desember 1948 karena marah akan perlawanan arek-arek Malang.

Pada tahun berikutnya, tahun 1949, orang-orang Belanda yang ada di Malang kembali ke negaranya. Hingga saat itu, alun-alun bunder Kota Malang terbengkalai. Sampai akhirnya ada sekelompok pemuda dari Partai komunis Indonesia (PKI) membangun kembali Tugu Malang.

Namun, mereka membangun tugu tidak berupa tugu. Mereka membangun suatu sosok mirip manusia dengan ukuran dua kali lebih besar dari manusia. Pembangunan tugu berupa patung manusia itu mendapat penolakan dari warga Malang.

Ketika itu pemerintah Kota Malang yang perlahan mulai bangkit memutuskan untuk membentuk tim untuk membangun monumen. Tepatnya, pembentukan tim tersebut dilakukan pada 9 Juni 1950. Selang tiga tahun pembangunan, Tugu Malang pun berdiri kokoh dengan bentuk yang sama seperti sekarang. (AL)

 

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.