Menteri Perdagangan Ri, Enggartiasto Lukita Usai Meninjau Pasar Oro Oro Dowo Kota Malang (pipit Anggraeni)
Menteri Perdagangan Ri, Enggartiasto Lukita Usai Meninjau Pasar Oro Oro Dowo Kota Malang (pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita yang meninjau langsung ketersediaan stok kebutuhan pokok di Kota Malang tak hanya menyampaikan kabar positif. Namun dia juga menyampaikan keprihatinanya akan harga ayam dan telur.

Selama ini, menurutnya harga ayam dan telur terlalu rendah. Karena pasokan yang dimiliki terlalu besar, dan banyak membuat peternak merasa keberatan. Sehingga, ia menilai perlu ada skema baru untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Saya ini sering didemo sama peternak ayam, karena harga tengkulaknya sangat rendah,” terangnya sembari tersenyum.

Dia berharao, solusi untuk melakukan ekspor bagi para peternak ke berbagai wilayah secara merata dapat direalisasikan. Sehingga, ada keseimbangan di dalamnya agar tidak sampai terjadi ketimpangan.

Sementara untuk komoditas lainnya, menurutnya sejauh ini masih dalam skala aman dengan harga yang tak melambung. Dicontohkannya untuk harga bawang putih misalnya, yang saat ini masih berada dikisaran harga yang telah ditetapkan.

Sementara untuk Kota Malang sendiri, menurutnya akan ada stok tambahan yang akan digelontorkan. Karena belajar dari pengalaman sebelumnya, Malang selalu memiliki kebutuhan yang sangat besar setiap kali jelang natal dan tahun baru.

“Sebagai kota wisata, kebutuhan pangan setiap akhir tahun selalu bertambah dengan besar, maka perlu ada persiapan,” jelasnya lagi.

Dia juga menegaskan, awal Januari 2018, seluruh pasokan kebutuhan masyarakat sudah dapat didistribusikan ke setiap penjuru Indonesia. Untuk mengantisipasi cuaca, maka proses pengiriman barang pun diperketat lagi.

“Kami juga ada pemantauan dengan setiap daerah untuk memantau seberapa besar kebutuhannya,” pungkas pria berkacamata itu.(pit/zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda