Kegiatan Sosialiasi Kredit Usaha Rakyat di Ijen Suites Malang @ist
Kegiatan Sosialiasi Kredit Usaha Rakyat di Ijen Suites Malang @ist

MALANGTODAY.NET – Tahun 2019, penyaluran Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditargetkan mencapai 140 triliun dan porsi penyaluran produksi sebesar 60 persen. Hal ini untuk mendukung pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sudah menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Untuk itu, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian bekerja sama dengan PT. Askrindo mengadakan Sosialiasi Kredit Usaha Rakyat. Kegiatan ini untuk memberitahu kapada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terkait program menarik dari pemerintah.

Deputi Bidang Koordinasi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian RI, Iskandar Simorangkir mengatakan program tersebut berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dalam program tersebut, pemerintah mencanangkan suku bunga yang semula 9 persen per tahun, turun menjadi 7 persen per tahun (per 1 Januari 2018).

“Pemerintah punya program pembiayaan yang sangat lunak sekali yaitu KUR dengan suku bunga yang ringan sekali, yakni 7 persen. Jadi sepanjang dia produktif pada usahanya, boleh ambil KUR, tapi banyak yang belum tahu tentang pembiayaan KUR ini, maka itu pentingnya sosialisasi ini,” ucapnya saat ditemui di Ijen Suites Hotel, Kamis (11/4/2019).

Iskandar menambahkan kalau secara keseluruhan sudah ada 14,8 juta UMKM yang mendapatkan KUR. “Dengan kualiatas mpl (marginal product of labour) yang sangat bagus yakni 1,42 persen, sangat mungkin bisa menaikkan kelas UMKM dengan pembiayaan KUR. Hal ini pun bisa diikuti oleh usahawan di Malang,” lanjutnya.

Sebagai informasi, soal KUR tak hanya bisa diajukan oleh masyarakat umum. ASN yang akan pensiun juga bisa mengajukan KUR Pensiunan saat NPP, yakni 6 bulan sebelum pensiun. Dia juga menjelaskan bahwa masyarakat Malang Raya yang sudah menerima KUR mencapai 10 persen.

“Semoga bisa 100%  karena ini kan menarik dengan suku bunga yang rendah,” kata Sekretaris Komite Kebijakan Pembiayaan ini.

Capaian KUR

Sementara, Direktur Operasional Ritel PT. Askrindo, Anton Fadar A. Siregar menjelaskan kinerja KUR PT Askrindo telah menjamin KUR dengan Plafon mencapai 12,5 triliun rupiah dengan jumlah debitur 438 ribu serta penyerapan tenaga kerja sebanyak 490 orang.

“Total penjaminan plafon sejak 2007 hingga Februari 2019 di Askrindo sudah sebesar 268,7 triliun rupiah dengan jumlah debitur 15,8 juta debitur serta penyerapan tenaga kerja sebanyak 3,2 juta orang,” ujarnya.

Dia pun berharap target KUR tahun ini bisa tercapai. “Harapannya KUR yang targetnya 140 triliun dan porsi penyaluran KUR produktif 60 persen bisa tercapai bersama -sama,” lanjutnya.

Senada dengan itu, Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengatakan bahwa semua masyarakat perlu tahu dan bisa jadi terobosan baru dalam memperluas lapangan pekerjaan.

“Kita ingin menyampaikan kalau program untuk perkembangan UMKM itu jadi prioritas masa depan pemerintahan sekarang dan kami yakin ini bisa jadi menciptakan lapangan pekerjaan, jadi program ini bakal terus berlanjut,” paparnya.

Sosialisasi yang dihadiri oleh puluhan peserta dari pihak perbankan, UMKM, debitur dan calon debitur KUR di wilayah Malang. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.