Warga Keluhkan Masalah Jalan Berlubang, Wanedi: Akan Kami Selesaikan di Tahun Pertama
Wanedi saat berkunjung ke kawasan Kelurahan Bandungrejosari (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Penataan Kota Malang saat ini banyak mendapat keluhan dari masyarakat. Bukan hanya mengenai kemacetan, penataan yang tidak mempertimbangkan potensi di setiap wilayah mematikan keunggulan yang ada.

“Pemerintah selama ini hanya asal bangun, gak mikir potensi yang ada di masyarakat,” kata Agus Gunawan (45) Warga RW 12 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun.

Baca Juga: Cewek dengan Zodiak Ini, Dijamin Bisa Bikin Pasangan Bahagia

Wilayah Bandungrejosari lanjutnya sejak dulu telah dikenal dengan kampung raket. Masalahnya pemerintah seolah tidak memanfaatkan potensi yang ada untuk dijadikan obyek wisata ataupun ikon lain dari Kota Malang.

“Tahun 80/90-an itu setiap wilayah ada keunggulannya, di sini (Bandungrejosari) dikenal kampung raket, Kacuk itu kampung salak, Dinoyo itu kampung keramik,” katanya.

Sayangnya pemerintah seolah menutup mata dengan potensi yang ada. “Ini malah yang dibangun mall, apartemen. Masyarakat kapan?” ujarnya kesal

Baca Juga: Kontroversial dan Tetap Tayang, Ini Daftar Acara TV yang Bikin Netizen Gregetan!

“Bahkan di sini sejak tahun 2015 sampai 2018 awal itu, industri raketnya seperti mati suri. Banyak produk asing yang masuk dan tidak ada upaya dari pemerintah,” jelasnya

Tanggapi akan keluhan tersebut Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1 Ahmad Wanedi mengungkapkan bahwa sudah saatnya mengembalikan potensi yang telah menjadi ikon kota Malang sejak dulu.

Tim Menawan Berniat Kembalikan Ikon Kota Malang yang Hilang
Tim Menawan akan berupaya mengembalikan ikon Kota Malang yang dulu (Istimewa)

“Ini harus dikembalikan lagi, jadi pembangunan itu sifatnya adalah melihat kebutuhan masyarakat. Potensi yang ada itu yang harus kita kembangkan lagi,” kata Wanedi

Setiap wilayah di Kota Malang menurutnya sudah ada ikon masing-masingnya, sehingga tugas dari pemerintah adalah tetap menjaga dan melestarikannya.

Baca Juga: Cobain! Tiga Jenis Durian Terlezat di Dunia, Nomor 3 Ada di Indonesia

Selain itu, bila dikelola dengan benar akan mendatangkan pundi-pundi ekonomi bagi masyarakat.

“Sukun itu ada kampung terapi, Kauman ada potensi untuk wisata keramba, kampung rotan di Balearjosari, wilayah saaman juga sama. Artinya ini potensi, hanya saja tidak gali lagi oleh pemerintah,” katanya.

Oleh karenanya, ia sampaikan bahwa tim Menawan alias Nanda-Wanedi akan berupaya untuk menggali potensi disetiap wilayah dan mengembalikan kembali menjadi ikon kota Malang.

“Bayangkan kalau setiap wilayah kita intensifkan, kita buat regulasinya yang berpihak untuk masyarakat, saya rasa masyarakat akan sejahtera,” pungkasnya.

Loading...