Terminal BBM Malang saat pemantauan harga dan persediaan Stok selama Ramadan oleh Tim TPID Kota Malang @Istimewa
Terminal BBM Malang saat pemantauan harga dan persediaan Stok selama Ramadan oleh Tim TPID Kota Malang @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Jelang hingga pasca Ramadan Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Malang akan sediakan mobil SPBU Modular untuk jalur tol Malang-Pandaan. Sebab di tol baru ini tidak ada rest area.

Hal tersebut diungkapkan oleh Supervisor Receiving Storage & Distribution Terminal BBM Malang, Rachmatullah Adicahya Nugraha saat pemantauan harga dan persediaan stok BBM jelang Ramadan.

Dijelaskan Rachmat, meskipun ada potensi peningkatan permintaan, namun dipastikan permintaan pasokan bisa dipenuhi. Untuk jalur tol Malang Pandaan akan disediakan mobil SPBU Modular, sehingga mobil kendaraan pribadi yang melintasi jalur tersebut tidak perlu keluar dari tol.

“Untuk di tol Malang-Pandaan kita sediakan mobil SPBU modular. Jadi khusus SPBU kecil melayani mobil tanki dispencer. Itu nanti ditempatkan di dalam tol. Jadi untuk mobil kendaraan pribadi tidak usah keluar dari tol sebab di tol yang baru tidak ada rest area,” jelasnya beberapa saat yang lalu.

Mobil SPBU Modular tersebut, lanjutnya akan ditempatkan di pinggir jalan tol. Jalur Pandaan hingga Karanglo ditargetkan satu titik dengan pasokan 8 KL per hari. Realisasi operasionalnya mendekati H-10 hingga H+10 pasca Ramadan.

“Akan disediakan di pinggir jalan tol ada khusus SPBU Modular dan untuk Pandaan- Karanglo cuma satu titik,” tukasnya.

Sementara itu, demi mengamankan stok Terminal BBM Malang akan melakukan koordinasi dengan pihak kereta api dalam hal menyuplai, lalu dalam proses penyaluran akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Kepolisian jika terjadi kemacetan lalu lintas selama proses penyaluran.

“Dari pengalaman kita, mobil tanki kita kita juga koordinasi dengan SPBI untuk keamanan stok mereka. Mereka harus melaporkan terus koordinasi terkait stok kritis. Jadi kita supply terus setiap hari jangan sampai SPBU ada kekosongan untuk BBM,” tuturnya.

Rachmat memastikan bahwa selama lebaran stok BBM diprediksi cukup untuk antisipasi. Untuk Malang sendiri estimasinya 500 KL untuk gasolin dan 85 KL gas oil.

“Jadi kita sudah antisipasi stok setiap hari kita terminal BBM Malang juga beroperasi dari senin sampai minggu, sehingga harapannya stok cukup. mobil tanki kita sediakan di SPBU. Jadi itu standby di SPBU dengan kondisi BBM penuh. Jadi ketika sudah habis stoknya biar langsung dibongkar,” ujarnya. (ARB/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.