Peserta tes penerimaan Mahasiswa Baru UMM Malang gelombang 1 @ArbiMalangTODAYnet
Peserta tes penerimaan Mahasiswa Baru UMM Malang gelombang 1 @Arbi/MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – Ujian masuk Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) gelombang 1 dilaksanakan Sabtu (11/5/2019). Sekitar 2.600 peserta mengikuti tes seleksi tersebut. Rektor UMM Drs. Fauzan, M.Pd., memastikan akan mengantisipasi aktivitas perjokian. Sebab, UMM memprioritaskan mahasiswa berkualitas.

Diungkapkan Fauzan bahwa yang rawan terjadi aktivitas perjokian adalah pada jurusan populer, Fakultas Kedokteran (FK). Baginya UMM mencari input mahasiswa yang memiliki kualitas baik dan jujur.

“Kita ini kan masih ingin mencari input yang memiliki kualitas baik. Yang pertama itu, yang kedua jangan sampai anak yang memiliki kesempatan itu akhirnya dikalahkan dengan orang-orang yang menggunakan jasa joki, begitu,” ungkapnya kepada awak media saat ditemui di kampus III UMM.

Tahun ini, jelasnya, merupakan tahun terakhir tes UMM yang menggunakan cara-cara yang masih konvensional. FK tetap menjadi fakultas favorit yang banyak diminati. Untuk itu perlu diantisipasi adanya tindakan kecurangan.

“Kuota tahun ini untuk FK masih 150 (mahasiswa). Tetap masih tinggi pendaftarannya,” pungkasnya.

Ditambahkan dia bahwa sama dengan tahun sebelumnya jurusan-jurusan seperti informatika, psikologi, hukum, dan ekonomi juga masih sangat tinggi peminatnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, ketua panitia pelaksana ujian, Dr. Saiman, M.Si mengungkapkan UMM selalu bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam mengantipasi aktivitas perjokian.

“Beberapa kali kami bekerja sama dengan pihak keamanan, dalam hal ini kepolisian, untuk mencegah terjadinya praktik joki dalam pelaksanaan ujian masuk UMM,” tuturnya.

Ditambahkan dia bahwa total peserta tes masuk kali ini menurun dibandingkan tahun 2018. Baginya faktor penurunan disebabkan karena di Universitas Negeri juga masih melaksanakan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

“Total hari ini 2.600. Dibanding tahun lalu memang ada selisih seratus. Tahun lalu 2.700. Jadi menurun. Jadi menurunnya sekitar 5-6 persen. Nah kalau ditanya tadi sebabnya salah satunya karena di Negeri itu kan lagi tes UTBK sampai tanggal 25-26 Mei itu. Jadi kemungkinan besar memang mereka masih mencoba di peluang di Negeri itu,” tambahnya.

Sebagai informasi, pada gelombang 3 nanti akan menggunakan komputer. Untuk pelaksanaan tes tersebut disediakan 300 sampai 400 buah komputer. (ARB/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.