Warga Madyopuro mendatangi PN Kota Malang (yoga)

MALANGTODAY.NET – Puluhan warga yang terdampak pembangunan jalan tol Malang – Pandaan (Mapan) mendatangi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang di Jalan Ahmad Yani Utara, Malang, Selasa (28/02). Kedatangan warga dalam rangka memenuhi panggilan Mahkamah Agung (MA) terkait laporan dugaan pelanggaran etika dan profesi hakim.

Wakil Ketua Forum Komunikasi Warga Terdampak Pembangunan Tol Malang Pandaan, Elhamdi AMD menyatakan bahwa kedatangan warga Madyopuro tersebut untuk mengantarkan perwakilan warga memenuhi panggilan Mahkamah Agung (MA) ke Pengadilan Negeri Kota Malang.

“Ada 50 orang dari total 63 warga terdampak pembangunan jalan tol Malang – Pandaan (Mapan) yang mengantar ketua Kami kesini memenuhi panggilan MA,” kata Elhamdi beberapa saat lalu.

Menurutnya, pemanggilan Ketua Forum yakni Andy Sampurno untuk memenuhi diperiksa MA terkait laporan warga Madyopuro yang menyatakan bahwa putusan Hakim Pengadilan Negeri dinilai salah.

“Jadi yang keputusan hakim salah obyek. Di berita menyebutkan Cemorokandang, padahal yang permasalahannya kan di Madyopuro. Itu kan tidak benar,” ungkapnya.

Ia berharap, adanya pemeriksaan bisa memberikan jalan keluar yang baik dan bisa diterima oleh masyarakat yang meminta ganti rugi pembangunan jalan tol itu. Perlu diketahui, warga yang datang merupakan perwakilan dari pemilik 85 warga dari sejumlah 212 bidang tanah yang akan dijadikan tol Malang-Pandaan.

“Semoga dengan kehadiran MA, bisa dihasilkan keputusan yang lebih baik untuk warga Madyopuro,” tambahnya.

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here