Sebelas Calon Jamaah Haji asal Kota Malang Tertinggal Karena Masalah Ini

MALANGTODAY.NET Calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang diberangkatkan dari lapangan Rampal kemarin (11/7). Dari 1.332 CJH yang masuk daftar pemberangkatan ke Tanah Suci Makkah pada 2019 ini, 11 CJH di antaranya tertinggal di Kota Malang.

Pemberangkatan belasan CJH itu tertunda karena visanya belum keluar. Hingga kini, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang masih menunggu kepastian visa dari Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi.

”Mereka (Calon Jamaah Haji yang tertinggal) akan disusulkan di kelompok terbang (kloter) berikutnya dan berangkat bersama CJH dari kota lain,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kota Malang Mukhtar Hazawawi di sela-sela memberangkatkan ribuan CJH dari lapangan Rampal kemarin.

Selain Mukhtar, hadir dalam pemberangkatan Calon Jamaah Haji  itu adalah Wali Kota Malang Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang KH Baidlowi Muslich.

Mukhtar menjelaskan, ribuan CJH asal Kota Malang masuk kloter 15, 16, dan 17. Khusus kloter 17, isinya tidak hanya CJH asal Kota Malang. Tapi, juga sebagian dari Kabupaten Malang.

Dia menjelaskan, 11 CJH yang tertinggal itu merupakan CJH cadangan. Mereka menggantikan CJH lain yang batal berangkat. Misalnya meninggal, memilih mundur karena menunggu berangkat bersama pasangan, dan lain sebagainya.

Mukhtar tidak bisa memastikan belasan CJH yang tertinggal tersebut akan diberangkatkan bersama CJH dari kabupaten/kota mana.

”Kami tidak tahu nantinya mereka akan berangkat bersama kloter berapa. Tapi, pasti berangkat begitu visa sudah turun dan akan disisipkan mana saja seat yang tersedia,” terang Mukhtar.

Sebelumnya, pihaknya sudah menginformasikan hal tersebut kepada belasan CJH tersebut. Mereka juga sudah membuat surat pernyataan bahwa tidak akan menuntut jika keberangkatan tertunda.

Surat pernyataan itu sudah ditandatangani sebelum Kemenag menerbitkan surat keputusan (SK) daftar CJH yang berangkat tahun ini. ”Saat ini SK sudah turun sehingga tinggal tunggu penerbitan visa,” imbuh Mukhtar.

Pewarta : nr4
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Mahmudan

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.