Terduga pelaku jambret sempat bilang ER pukuli adiknya
Terduga pelaku saat dikepung massa di lokasi kejadian @MalangTODAY/yoga

MALANGTODAY.NET – Menurut korban penjambretan handphone berinisial ER, terduga pelaku sempat menuduhnya telah memukuli adiknya. Hal itu disampaikan saat ia tengah menunggu Angkutan Kota (Angkot) yang melintas di Depan Stasiun Kotabaru, Malang, Senin (3/4).

“Tadi saya cari angkot untuk pulang ke Sawojajar, tapi orang itu bilang ke saya kalau saya habis memukuli adiknya. Terus saya pergi lalu dia berusaha mengambil handphone saya,” kata ER, siswa SMPN 3 Malang itu.

Mengetahui ada korban yang teriak tolong, warga disekitar kejadian langsung mengejar terduga pelaku. Namun saat berhasil ditangkap, barang bukti tidak didapati dari terduga pelaku yang mengaku tinggal di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun itu.

Tak lama berselang, handphone korban berinisial ER itu ternyata ditemukan didekat Taman Singa, yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Hal itu disampaikan dua orang juru parkir (jukir) Stasiun Kotabaru yang mendatangi Mapolsek Klojen.

“Tadi ada pegawai cafe yang menemukan dan korban mengakui bahwa handphone itu miliknya,” kata salah satu juru parkir yang enggan disebut namanya.

Seperti diketahui, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat suasana masih ramai. Korban yang masih berusia 14 tahun itu mengalami luka ringan pada bagian dagunya karena berusaha melawan pelaku.(yog/zuk)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.