Targetkan 620 M Tahun 2020, BP2D juga Canangkan Action Plan
Ketua BP2D Kota Malang, Ade Herawanto (paling kanan) dalam acara Forum Perangkat Daerah Rencangan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2020 (Basri)

MALANGTODAY.NET Upaya untuk menjemput bola di tahun 2020, Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak mencapai 620 milyar.

“Target (PAD dari sektor pajak) kami tahun 2020 mencapai 620 milyar dan mengupayakan peningkatan di bidang pajak lainnya,” ujar Kepala BP2D Kota Malang, Ade Herawanto, saat ditemui di sela-sela acara Forum Perangkat Daerah Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Tahun 2020, di Ruang Tirta Ganga Hotel Tugu, Kamis (21/2/2019).

Dia mengaku, pihaknya sangat terbantu dengan masukan-masukan dari para Operasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder untuk mewujudkan upaya tersebut. “Sebab itu sebagai catatan kami juga menyusun action plan maupun APBD 2020 nanti,” jelasnya.

Action plan atau rencana aksi itu berupa optimalisasi regulasi, pembenahan sistem, serta peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

“Dan yang terakhir adalah sarana prasarana untuk mencapai target PAD sampai Rp 1 triliun di tahun 2023,” tegasnya.

Salah satu pemateri, Sekretaris DPRD Kota Malang Mulyono menambahkan bahwa peningkatan target harus dibarengi strategi khusus oleh BP2D Kota Malang.

“Kalau targetnya naik itu mau mendorong sektor yang mana, datanya harus siap. Misalnya data setiap bulan ada dua warung yang tutup, tapi ada juga yang buka,” tuturnya.

Selain itu, diperlukan sistem birokrasi cerdas. “Kalau bisa birokrasi cerdas, seperti kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Yang dibangun adalah SDM, inovasi memanfaatkan TIK. Tinggal mampu atau tidak, jadi kalau birokrasi cerdas meski ada perubahan-perubahan nomenklatur tidak akan terpengaruh,” pungkasnya.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dalam kegiatan itu menekankan petingnya Forum Perangkat Daerah sesuai dengan visi dan misi wali kota.

“Golnya untuk bersinergi kepada seluruh elemen demi pembangunan Kota Malang yang lebih baik. Terutama untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan di masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, tahun depan, BP2D akan melakukan perubahan nama atau nomenklatur organisasi perangkat daerah (OPD) dari BP2D menjadi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang. (BAS/HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.