Tak Jadi Demo, Organda Malang Pilih Mediasi Dengan Forkopimda
Foto: Mediasi antara Transportasi Online dan Transportasi Konvensional Bersama Wali Kota Malang (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Polemik antara transportasi online dan transportasi konvensional masih alot dan belum menemui titik terang. Hari ini, puluhan perwakilan oranisasi angkutan darat dan paguyuban transportasi online Kota Malang pun berkumpul mencari solusi yang tepat.

Wali Kota Malang menegaskan, pemerintah memiliki tugas untuk mengayomi masyarakat. Sehingga, setiap masukan selalu disandingkan untuk dicarikan jalan tengah.

Termasuk dengan perbedaan yang terua memanas antara oelaku usaha transportasi online dan transportasi konvensional yang saat ini masih berlangsung.

“Dengan pertemuan ini, polemik yang terjadi saya harap bisa segera terselesaikan,” katanya dalam audiensi antara transportasi online dan transportasi konvensional, Senin (27/2).

Menurutnya, suasana kondusif terkait transportasi di wilayah Kota Malang diharapkan terus berjalan dengan baik. Dia pun sadar, bahwa polemik yang terjadi saat ini memang menyangkut kebutuhan perut masing-masing keluarga. Namun bukan berarti, tatanan yang ada harus dihindari dengan cara yang salah.

“Oleh karena itu, oerlu menjadi perhatian bahwa perkembangan transportasi ini harus ditingkatkan,” tambah pria yang akrab disapa Abah Anton ini.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono, S.I.K, menambahkan, era ke depan adalah era yang harus ditanggapi dengan positif dan dewasa. Kemajuan teknologi informasi baik internet maupum media lain harus terus disikapi.

“Ketika tidak setuju dengan sebuah program, maka upaya yang merugikan kepentingan masyarakat itu tidak boleh,” urainya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here