Calon Jamaah Haji Kota Malang Jalani Pemeriksaan Kesehatan

MALANGTODAY.NET – Tahun depan, para calon jamah haji wajib melakukan pemeriksaan dua tahun sebelum berangkat ibadah. Hal ini sesuai dengan Permenkes tahun 2016 yang bertujuan mengurangi resiko jamaah sakit atau meninggal dunia selama beribadah di tanah suci.

Kasi SE, Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Malang, Anik Hertin
PA, mengatakan, kewajiban melakukan pemeriksaan selama masa tunggu atau dua tahun sebelum berangkat tersebut dirasa sangat efektif.

Karena apabila ditemukan calon jamah yang memiliki resiko tinggi dapat langsung ditangani dan dirujuk pada dokter spesialis. Sehingga, pada saat keberangkatan, resiko tinggi pun dapat leboh dikurangi.

“Itu memang konsep baru dari Kementerian Kesehatan, yang saat ini masih dalam masa transisi,” katanya, Jumat (12/5).

Menurutnya, pemeriksaan secara bertahap itu harus dilewati oleh para calon jamah. Mulai dari pemeriksaan di tingkat puskesmat terdekat, rumah sakit yang dirujuk, dan embarkasi.

Tak hanya itu, perempuan berhijab ini juga menyampaikan, kesanggupan calon jamah haji untuk menuju tanah suci harus memenuhi beberapa kualifikasi.

Di antaranya jamaah mandiri, yang keberangkatannya tanpa menggunakan pendamping, obat-obatan khusus, dan alat bantu penopang tubuh.

Kriteria kedua, lanjutnya, merupakan jamaah yang memerlukan pendampingan karena sakit atau sudah tua. Kemudian istitoah (kesanggupan) sementara, dan terakhir calon jamaah yang tidak memenuhi kualifikasi dan dilarang untuk berangkat.

Tahun kemarin, menurutnya ada satu jamah asal Kota Malang yang ditolak oleh panitia pemberangkatan dari pusat. Sedangkan beberapa alasan penolakan itu sendiri di antaranya dikarenakan calon jamah mengidap beberapa penyakit seperti gagal ginjal yang harus rutin melakukan cuci darah, HIV Aids, penyakit menular, hingga yang sakit paru menahun.

“Seluruh jamaah wajib melakukan vaksinasi. Karena selain memang diwajibkan oleh Pemerintah Arab Saudi, di sana memang endemik meningitis,” pungkasnya.(tiv)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here