Syarat Maju Pilwali Terpenuhi, Abah Anton: Wakil Saya Bisa dari PKB
Wali Kota Malang, HM Anton saat ditemui awak media (Yoga)

MALANGTODAY.NET – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi berkoalisi secara permananen dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam menyongsong Pilwali Malang 2018. Dengan begitu, maka persyaratan untuk mengusung calon walikota dan wakil walikota sesuai persyaratan KPU sudah terpenuhi.

Pasalnya, saat ini PKB sudah memiliki 6 kursi, sedangkan PKS memiliki 3 kursi. Dengan total 9 kursi itu, calon petahana HM Anton yang diusung PKB tinggal memilih calon wakilnya.

Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa Abah Anton menerangkan bahwa dalam waktu dua minggu ini, akan tercetuskan calon wakilnya karena saat ini masih ada dari partai lain yang ingin berkomunikasi.

“Saya mengucapkan terima kasih, karena sejak awal pertemuan dengan PKS, PKS tidak memberikan syarat apapun. Bahkan jika wakil saya dari PKB pun, PKS menyetujui. Tapi ini masih wacana, karena dari beberapa partai sudah menghubungi kita, ingin melakukan pertemuan untuk membangun visi–misi, kata Abah Anton saat ditemui seusai deklarasi dukungan PKS, Senin (11/12).

Dari pertemuan nanti, lanjut Anton, tidak menutup kemungkinan partai–partai lain akan menawarkan sebuah calon. “Tapi memang harapan kita, minggu depan ini segera terealisasi untuk agar segera deklarasi,” tambahnya.

Saat ini, ia hanya mengaku lega karena partai yang telah mengusungnya, yakni PKS sudah memberikan wewenang penuh untuk memilih wakil sendiri. “Yang tau pantas tidaknya, karena untuk kebersamaan lima tahun kedepan adalah wali kota,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, calon wakil walikota pendamping Abah Anton tersebut harus sesuai dengan keinginan para kiai, yakni religius dan dari kalangan Nahdhatul Ulama (NU).

Loading...