Wali Kota Malang Sutiaji usai memberikan sosialisasi PPDB di aula Dinas Pendidikan Kota Malang @Istimewa
Wali Kota Malang Sutiaji usai memberikan sosialisasi PPDB di aula Dinas Pendidikan Kota Malang @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan bahwa konsentrasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional hingga tahun 2025 adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal itu berpijak dari hal yang dicanangkan oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo saat Musrenbang Nasional.

“Kemarin saya ikut musrenbang nasional. Pak Presiden telah mencanangkan bahwa RPJP Nasional lima tahun ke depan yang menterjemahkan RPJP Nasional (Rencana pembangunan jangka panjang nasional) 2025 konsentrasi saat ini adalah ke arah SDM, peningkatan sumber daya manusia,” ungkapnya dalam sosialisasi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di aula Dinas Pendidikan Kota Malang, Jumat, (10/05/2019) sore.

Dijelaskan Sutiaji, ketika masuk pada upaya peningkatan SDM, yang dapat limpahan banyak tugas adalah ibu dan bapak guru yang dimanajeri oleh ibu/bapak kepala sekolah. Baginya itu adalah tantangan berat sekaligus tugas mulai yang dipundaki oleh para pendidik

“Jadi ini adalah tugas berat bagi kalian semua karena ke depan tugas-tugas mulia yang akan membawa Indonesia bonus demografinya itu menjadi kekuatan atau ancaman. Itulah yang para bapak ibu dan saudara sekalian yang saya hormati,” pungkasnya.

Sementara itu, perihal jalur prestasi 5 persen Sutiaji berpesan agar jalur prestasi 5 persen di PPDB untuk masuk SMPN di Kota Malang tidak boleh dipermainkan. Sebab pagu jalur prestasi di Kota Malang tercatat sebanyak 329 siswa.

“Jangan sampai jalur prestasi jadi permainan. Jadi lakukan prosesnya secara profesional agar enak,” ujanya usai acara sosialisasi PPDB di aula Dinas Pendidikan Kota Malang.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah menegaskan akan bertindak profesional dengan tim yang menangani jalur prestasi.

“Untuk jalur prestasi baru dimulai pada Senin (13/5/2019) nanti. Kami juga masih belum tahu input-nya bagaimana,” tuturnya kepada awak media.

Dipastikan Zubaidah bahwa tim yang akan memverifikasi jalur prestasi ialah perwakilan Dewan Pendidikan Kota Malang, Komite Sekolah, MKKS, K3S (Kelompok Kerja Kerja Kepala Sekolah), Koni, dan Dindik.

“Semua prestasi yang masuk akan ada poinnya sendiri dari jenjangnya. Misalkan prestasi internasional maka akan lebih tinggi poinnya dibanding juara kota,” tambahnya. (ARB/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.