Toyota Avanza vs Truk di Tol Cipali, Satu Orang Tewas
ilustrasi tabrakan @istimewa

MALANGTODAY.NET – Seorang warga Kota Malang tewas di tempat ketika mobil Xenia yang ia kendarai menabrak sebuah truk fuso yang sedang berhenti di akses tol Jembatan Suramadu sisi Madura. Kejadian nahas itu dialami oleh Nanang Sulih Hariadi (52), warga Jalan S Supriadi VI/2339/Malang, Jawa Timur.

Tabrakan di akses tol Jembatan Suramadu, Senin (20/3) sekitar pukul 05.30 terjadi antara mobil travel Xenia bernomor polisi N 1273 DI yang dikemudikan oleh Nanang Suli Haryadi, warga asal Malang dengan truk fuso pengangkut garam bernomor polisi W 8275 UB yang disopiri oleh Wito warga asal Jalan Stadion Gang IX Pamekasan.

Kejadian bermula saat truk berhenti di kanan jalan, akibat bannya kempes dan truk hendak guling.

Kala itu, sopir truk belum sempat memasang rambu-rambu tanda bahaya. Tiba-tiba suara keras terdengar nyaring dari arah belakang dan terlihat mobil Xenia berwarna putih sudah dalam keadaan ringsek.

“Saat itu, saat masih mengambil peralatan di bawah jok untuk mengganti ban,” kata sopir truk itu Wito di Mapolres Bangkalan.

Mobil travel Xenia jurusan Sumenep-Malang ini, mengangkut lima penumpang, yakni tiga orang dari Sumenep, dan dua lainnya dari Pamekasan.

Dua penumpang asal Pamekasan duduk di tempat duduk paling belakang, sedang yang dari Sumenep di tempat duduk bagian tengah. Sedangkan di tempat duduk sebelah sopir kosong.

Kasat Lantas Polres Bangkalan, AKP Inggit Prassetyanto menyatakan sebanyak tiga orang dari total enam orang yang ada dalam mobil Xenia dipastikan selamat pada kecelakaan yang terjadi di akses tol Jembatan Suramadu ini.

Korban selamat masing-masing dua orang penumpang asal Pamekasan, yakni Fitriyah dan Mabruatul Hasanah, dan seorang penumpang lagi asal Kabupaten Sumenep bernama Dedy asal Jalan Merpati Gg V Pamolokan Sumenep.

“Kalau dua penumpang lainnya, yakni seorang ibu dan seorang balita, kritis dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Surabaya, tapi kami belum mengetahui perkembangan terbaru kedua korban tersebut, dan masih menunggu laporan dari petugas lapangan,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Atas kejadian ini, Kasat Lantas AKP Inggit Prassetyanto mengimbau, jika ada kendaraan macet, secepatnya menyalakan tanda bahaya, sehingga pengemudi lain bisa segera mengetahui.

“Ada kemungkinan si sopir itu belum tahu, atau menyangka mobil sedang berjalan, karena kecepatannya, tinggi, atau di sopir ini ngantuk,” katanya.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here