Sopir Angkot Malang
Kondisi terkini para demonstran di Gedung DPRD Kota Malang (Pipit)

MALANGTODAY.NET – Sopir Angkutan Kota yang menggelar aksi di Balaikota masih belum puas dengan keputusan mediasi. Kesepakatan yang dibuat antara perwakilan jalur, pihak kepolisian, DPRD Kota Malang, dan Dinas Perhubungan Kota Malang dinilai tidak memuaskan.

Mereka menolak dan mengancam tetap memarkirkan kendaraan angkutan umumnya di area Balaikota Malang dan sekitarnya.

“Demo terus sampai tuntas, kami tidak takut dibubarkan,” teriak para demonstran.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Malang, Hadi Susanto yang menemui demonstran usai melakukan mediasi mengatakan, ada tiga poin kesepakatan yang disetujui. Ketiganya antara lain akan mengajukan tuntutan kepada pihak Kementerian Perhubungan terkait tuntutan yang diinginkan.

“Untuk keputusan secara regional, kami besok dari pemerintah kota, dewan, dan kepolisian akan membawa permasalahan ini ke pihak Privinsi Jawa Timur,” katanya di hadapan Demonstran, Senin (6/3).

Keputusan yang dibuat itu menurutnya berdasarkan peraturan yang telah ada. Di mana pemeritah kota dan jajarannya tidak bisa semena-mena mengambil keputusan begitu saja. Sehingga perlu adanya campur tangan dari pihak pusat dan provinsi sebagai pemegang kewenangan.

Baca Juga, Sudah Delapan Jam Aksi Mogok Angkutan Tak Kunjung Berakhir

“Ini solusi yang terbaik, kami akan menyampaikan aspirasi Anda semua,” teriaknya.

Namun meski begitu, para demonstran tetap tidak puas dengan keputusan tersebut. Bahkan mereka menyampaikan, bakal meneruskan demo sampai sore hari dan tidak akan membubarkan diri serta memarkirkan kendaraan mereka di are Balaikota Malang dan sekitarnya.

“Kami tidak percaya, kami hanya mau transportasi online ditutup,” tuntut para demonstran.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here