Singgung Perwal Salat Subuh Berjamaah? Begini Kata Wali Kota Malang
Suasana kegiatan Training Shalat dan Wudu di Gedung Samanta Krida Universitas Brawijaya @Basri/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Upaya menggerakkan salat subuh berjamaah disinggung Wali Kota Malang, H. Sutiaji, saat menghadiri acara Training Salat dan Wudu yang dilaksanakan oleh Yayasan Bina Insan Mandiri Indonesia Sukses, di Gedung Samanta Krida, Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Pria nomor wahid di pemerintahan Kota Malang ini mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini mengajak kepada kebaikan dan juga mengantarkan ke arah perbaikan.

Baca Juga  MFR 2018 Jadi Ajang Referensi Busana Warga Kota Malang

“Jadi ini memberikan apresiasi kepada komunitas yang mengajak kebaikan; berintrospeksi bahwa selama ini kita sudah salat dan wudu, tapi udah bener, nggak, itu sesuai? Ya pada gilirannya akan membawa perbaikan pada semua,” ujarnya saat ditemui usai memberi sambutan acara Training Salat dan Wudu, Minggu (10/2/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa kegiatan ini, terutama salat subuh berjamaah, akan terus digerakkan. Dia juga menyinggung akan dibuatkan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang program ini.

“(Terkait salat subuh berjamaah), ya, insya Allah nanti kita akan gerakkan. (Terkait perwal) ya, harus dibuat peraturan juga, ada keharusan, utamanya ASN (aparatur sipil negara), ya, harus memberi contoh,” ujarnya.

Baca Juga  Pohon Pisang Tumbuh di Jalan Raya Jatikerto, Warga: Pajak Telat Dendo, Dalan Bejat Dijarno
Ajang Penguatan Anggota

Sementara, Ketua Training Center Lembaga Bimbingan Ibadah Haji (LBIH) Mandiri, Indra Laksamana, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan kepada seluruh anggota yang tergabung di dalam LBIH Mandiri.

“Utamanya untuk membekali jamaah yang mau haji maupun umrah, sehingga mereka sudah siap dengan ibadah ini. Prinsipnya memang masyarakat umum juga,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara.

Selain teori, peserta juga akan melakukan praktik salat dan wudu. “Ya, kita ada teori dan praktik juga, karena memang pelaksanaannya mulai pagi sampai sore, jam 08.00 sampai jam 17.00,” ujarnya.

Baca Juga  Kementerian ATRBPN Ungkap Dua Pelanggar Hukum Tata Ruang

Sebagai pimpinan, dia berharap bahwa para jamaah atau masyarakat umumnya bisa melaksanakan salat dengan baik dan benar, baik dari sisi ibadahnya maupun kesehatannya.

“Bahwa manfaat dari pelatihan ini juga luar biasa, di samping dari sisi rukiahnya, juga bermanfaat pada sisi kesehatannya. Jadi dengan gerakan-gerakan yang benar, kesehatannya itu juga terjaga; jadi untuk menjaga stamina,” pungkasnya. (BAS/sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.