TPID Kota Malang saat sidak stok BBM dan LPG di Terminal BBM Malang (ist.)
TPID Kota Malang saat sidak stok BBM dan LPG di Terminal BBM Malang (ist.)

MALANGTODAY.NET – Selain melakukan pemantau bahan pokok di pasar, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang juga sidak terhadap supply Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di Kota Malang agar persediaannya terpenuhi selama Ramadan hingga Lebaran.

Wali Kota Malang, H Sutiaji pun meminta agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi tentang permainan harga maupun stok elpiji dan BBM. Dia mencontohkan terkait elpiji yang acapkali rawan diselewengkan.

“Biasanya elpiji rawan, biasanya agen ke pangkalan, kadang-kadang ada permainan. Mudah-mudahan tidak ada. Kalau minyak kan tidak mungkin SPBU mempermainkan harga. Ini pentingnya Satgas,” ungkapnya.

Sutiaji menilai banyaknya wisatawan yang mengunjungi Kota Malang saat liburan lebaran akan berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan elpiji. Namun, dipastikan stok aman hingga 10 hari pasca lebaran.

“Alhamdulilah, stoknya aman hingga H plus 10 lebaran,” lanjutnya.

Sementara itu, Supervisor Receiving Storage & Distribution Terminal BBM Malang, Rachmatullah Adicahya Nugraha menjelaskan meskipun ada potensi peningkatan permintaan, tapi dipastikan permintaan pasokan bisa dipenuhi.

Dia mengatakan saat ini, stok bahan bakar di Terminal BBM Kota Malang sebanyak 7.000 KL. Perhari ada 2.100 KL akan didistribusikan. Untuk Kota Malang sendiri perhari didistribusikan sebanyak 500 KL.

“Terminal BBM Malang menerima stok 2300 KL per hari dari Surabaya untuk kategori gasoline seperti Premium, Pertalite, dan Pertamax,” jelasnya

Maka, diprediksi estimasi kenaikan paling tinggi dibanding 2018 lalu sebanyak 11 persen atau 2758 KL. Permintaan itu diprediksi terjadi sejak H-10 hingga H+10 lebaran. Gasoil pun diprediksi turun 17 persen. Sebab, biasanya truk dilarang beroperasi.

Tak hanya BBM, lanjutnya elpiji pun diprediksi akan mengalami kenaikan 8 hingga 9 persen. Terminal BBM Malang telah menggelontorkan stok sebanyak 200 persen sejak hari pertama sampai hari ketujuh Ramadan.

“Per hari, kebutuhan elpiji di Kota Malang sebanyak 37400 tabung untuk tabung 3Kg. Sedangkan tabung 12 Kg, kebutuhannya sekitar 1200-an per hari,” imbuhnya. (Arb/Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.