MALANGTODAY.NET – Era masyarakat ekonomi Asean (MEA) terus direspon oleh pemerintah, salah satunya melalui Badan Standarisasi Nasional (BSN). Para pengusaha serta angkatan kerja diperkuat untuk menyiapkan persaingan di tingkat dunia.

Kepala BSN, Bambang Prasetya mengatakan, standarisasi produk asli Indonesia terutama UKM sangat penting. Sebab dengan jangkauan pasar yang lebih luas, maka pelaku usaha secara tidak langsung dipaksa untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemauan yang berbeda dari masing-masing daerah.

“Di era modernisasi seperti ini, standarisasi mau tidak mau harus dipersiapkan dengan harmonis,” kata Bambang, Jumat (10/3).

Menurutnya, standarisasi terhadap produk yang dimiliki itu merupakan salah satu tindakan preventif agar pengusaha bisa menyiapkan hasil yang berkualitas. Sehingga juga akan berpengaruh pada nilai kesehatan dan kehieginisan setiap produk, baik barang maupun jasa.

Namun memang tak bisa dipungkiri, meningkatkan standarisasi itu sangat tidak mudah terutama bagi pengusaha skala kecil. Karena memang terbentur faktor biaya.

Sehingga langkah yang diambil salah satunya adalah program sertifikasi gratis, untuk mendorong pengusaha maju dalam kancah internasional.

“Tahun ini rencananya ada sekitar 400 perusahaan skala kecil yang akan mendapat bantuan sertifikasi secara gratis,” ujarnya.

Tak hanya produk saja, lanjutnya, standarisasi terhadap tenaga kerja juga sangat penting dalam hal ini. Bahkan sekarang, sertifikasi tenaga kerja di Indonesia sudah memenuhi standar yang ditetapkan.

“Di Asia Pasifik, filter sertifikasi tenaga kerja yang paling bagus hanya Indonesia dan Amerika. Untuk mencapai itu sangat tidak mudah,” tambah Bambang.

Sementara itu, Walikota Malang, M. Anton menambahkan, Kota Malang siap mendorong masyarakat dan pengusaha UMKM untuk naik dalam skala yang sesuai standar. Sebab pada dasarnya, produk yang dimiliki kota pendidikan ini telah memenuhi standar, hanya saja membutuhkan pendampingan lagi.

Walikota Malang, M. Anton. (pipit)

“Dan upaya pendorongan itu sudah kami lakukan melaluo kecamatan-kecamatan, dan akan terus dimaksimalkan dengan melibatkan dinas terkait,” pungkas prua yang akrab disapa Abah Anton ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here