Ilustrasi penukaran uang di pinggir jalan @ekonomipos
Ilustrasi penukaran uang di pinggir jalan @ekonomipos

MALANGTODAY.NET – Beberapa tempat keramaian di Malang atau di jalan-jalan Kota Malang, ditemukan orang-orang yang menggelar jasa penukaran uang. Jelang lebaran memang identik dengan jasa tersebut. Hal ini terkait tradisi ‘angpao’ atau memberi uang kepada anak-anak.

Namun, apakah jasa penukaran uang di jalan-jalan tersebut aman dan meyakinkan? Jika ragu untuk melakukannya, sebaiknya ZensTODAY menukar uang di oulet resmi yang digalakkan oleh Bank Indonesia (BI). Termasuk di Malang juga ada jasa penukaran uang secara resmi.

Lalu, apa risiko yang menghantaui Zens yang menukar uang di jalan-jalan, yuk simak!

Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Lambok A Siahan mengatakan banyak kerugian yang didapat masyarakat atau penukar uang di tempat tidak resmi. Dia mengungkapkan pertama adalah jumlah uang yang kemungkinan tidak tepat.

“Janganlah masyarakat itu nukar di tempat yang enggak resmi. Itu uangnya itu belum tentu cukup. Kalau hitung manual kan lama,” ungkapnya seperti dilansir dari Detik, pada Selasa (28/5/2019).

Kedua adalah bisa saja dalam satu tumpukan uang yang ditukarkan, diselipkan uang palsu.

“Kalau diselipkan di tengah siapa yang tahu, mungkin saja,” lanjutnya.

Ketiga, ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan oleh penukar uang. Sementara di tempat penukaran uang resmi, masyarakat tidak dikenakan biaya apapun. “Harus bayar. Kalau di sini (tempat resmi) kan gratis,” tambahnya.

Dia juga mengungkap alasan masyarakat yang memilih menukar uang di jalan, karena tidak mau mengantre. “Jadi harus ada budaya antre. Antre itu adalah budaya. Kan juga ada yang khusus, nggak persoalan harusnya,” terangnya.

Sementara di Malang, jasa penukaran uang sudah dibuka oleh Kantor Perwakilan BI Malang. BI Malang menyediakan waktu pelayanan mulai 26 Mei hingga 2 Juni 2019, pukul 08.00 WIB sampai selesai. Per hari, BI Malang melayani 1.200 penukar uang.

Masyarakat yang ingin menukarkan uang di oulet resmi BI dianjurkan membawa e-KTP sebagai persyaratan dengan jumlah maksimal penukaran Rp 3,7 juta. Adapaun lokasi penukaran tersebut berada di Gedung Kartini, Jalan Tangkuban Perahu, Kota Malang. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.