Jelang Pilkada, Sederet Parpol di Kota Malang Siapkan Jurus Jitu
Ilustrasi bendera Parpol. (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018, sederet partai politik (Parpol) di Kota Malang mulai mengeluarkan ancang-ancang. Beberapa jurus jitu pun sudah dipersiapkan untuk memenangkan pesta demokrasi tersebut.

Meski masih belum banyak yang bersuara, namun sebagian besar partai nampaknya sudah menyiapkan strategi khusus untuk berperang. Tak sedikit diantara parpol yang ada menyatakan kesiapannya untuk meramaikan Pilwali tersebut.

Sebut saja PKB, PDIP, Golkar, PAN, Hanura,  PPP, hingga Gerindra, yang tampaknya saling melirik satu sama lain. Namun sampai sekarang, baru ada beberapa saja yang menyatakan diri untuk bergabung dan saling berkoalisi.

Baca Juga: Bang-Jo Berkoalisi di Pilwali 2018, Bagaimana Nasib Bacalon Tim V?

Ketua DPC PPP Kota Malang, Heri Pudji Lestari menyampaikan, langkah politik sudah dilakukan untuk meramaikan pesta demokrasi di tahun depan. Pada pertengahan November ini, rencananya partai yang ia tunggangi itu akan menggelar Rapimcab.

“Baru setelah itu akan muncul nama yang akan dicalonkan,” katanya pada wartawan belum lama ini.

Selain intens melakukan komunikasi politik dengan beberapa parpol, menurutnya PPP belum lama ini juga sudah membuka pendaftaran untuk menjaring bakal calon walikota dan wakil walikota. Namun memang belum ada yang mendaftarkan diri.

“Sejauh ini masih belum mengerucut ke satu nama calon ataupun beberapa partai untuk berkoalisi,” tambah perempuan yang akrab disapa Bunda HP itu.

Beda halnya dengan PAN dan Hanura, yang saat ini sudah mulai memantabkan diri untuk saling berkoalisi dan mengusung satu nama dalam Pilkada tahun depan. Dari hasil rapat Pleno yang dilakukan DPD PAN, partai yang dikenal dengan warna putih itu akan mengusulkan nama Yaqud Ananda Gudban, dari partai Hanura sebagai koalisi untuk mendapat rekomendasi DPP PAN melalui DPW PAN sebagai calon Walikota Malang.

“Keputusan tersebut sudah bulat dan kami meminta rekomendasi untuk mbak Nanda (sapaan akrab Yaqud Ananda Gudban),” terang Sekertaris DPD PAN Kota Malang, Dito Arief.

Selanjutnya, PAN dan Hanura menurutnya masih akan melakukan komunikasi politik dengan banyak partai lain untuk memuliakan proses Pilkada 2018. Dia pun optimis akan ada nama kuat yang dapat mendampingi Nanda untuk memenangkan Pilkada tersebut.

Sementara itu, paling baru, santer diperdengarkan jika koalisi Bang-Jo, PDIP dan PKB akan turut meramaikan pemilihan tersebut. Kemungkinan duet maut dari dua partai besar itu sangat besar, meskipun memang belum dideklarasikan secara resmi.

“Bang-Jo kemungkinanya 90 persen,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Rian. (Pit/Ind)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda