Cegah Insiden Penembakan, Polres Pekalongan Gelar Pemeriksaan Dadakan
ilustrasi @istimewa

MALANGTODAY.NET – Polres Kota Malang melakukan pemeriksaan dan pengecekan senjata api (Senpi) yang dibawa 131 anggotanya. Sebanyak 131 senjata jenis revolver itu didata ulang dan sebagian dilakukan penarikan.

Kasi Propam, Ipda Djoko Agus mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui masa berlaku penggunaan senjata. Jika suratnya sudah melebihi masa berlaku makan akan dilakukan penarikan.

“Ada penarikan untuk pemegang Senpi yang surat-suratnya sudah habis masa berlakunya. Ada dari Sabhara, Intel, Reskrim, dan lainnya. Itu kami tarik semua,” kata Djoko di Mapolresta Malang, Jumat (24/2).

                                   Pemeriksaan Senpi di Mapolres Malang Kota (yoga)‬

‪Apabila nantinya ada yang kedapatan surat berlakunya habis, maka diminta untuk mengurus surat perpanjangan kembali selama setahun, sesuai dengan prosedur yang berlaku.

‪”Yang masa berlakunya habis, syaratnya harus mengurus kembali dengan melalui tes psikologi yang diadakan di Polda atau disini. Jika dari beberapa seleksi bisa memenuhi syarat baru bisa memegang senpi kembali. Jadi setiap setahun sekali ada pembaharuan surat,” ujarnya.

‪Selain itu, juga dilakukan pengecekan terhadap kondisi Senpi yang dibawa masing-masing personil. Jika senjata yang dibawa tersebut dilakukan perawatan, juga akan dilakulan penarikan

‪”Kita cek kelengkapan maupun kebersihannya. Jika tidak bersih kita minta membersihkan. Tapi apabila diingatkan tetap mengabaikan, maka kita tarik senpi-nya,” jelasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here