Satpam Bunuh Diri Ternyata Sering Berhalusinasi, Ia Minta Carikan Kiai
Untung saat masih hidup (Rahmat Mashudi Prayoga)

MALANGTODAY.NET – Fathurrahman alias Untung (34), warga Gadang gang IV, Kecamatan Sukun, Kota Malang yang tewas gantung diri ternyata diketahui sering berhalusinasi. Hal itu diungkapkan Edi (32), teman korban yang juga bekerja di Perumahan Jalan Papandayan, Kecamatan Klojen.

“Saya kenal betul dengan korban, karena dia security dan saya seorang sopir di perumahan situ. Dia bilang sering ada yang mengikuti, seperti orang setres,” ungkap pria yang bertempat tinggal di daerah Ciptomulyo, Sukun itu.

Baca juga: Seorang Satpam Gantung Diri Buat Geger Warga Gadang

Sepengetahuan Edi, ia sering berhalusinasi sebelum cerai dengan istrinya. Bahkan, halusinasi itu juga berakibat perceraian dengan istrinya beberapa tahun lalu. “Dia jadi satpam empat tahunan ini, tapi cerainya sudah lama karena Untung sering melakukan KDRT kalau halusinasinya kumat,” tandasnya.

Pesan terakhir dari Untung (Rahmat Mashudi Prayoga)

Setelah perceraian itu, lanjut dia, Untung selalu merasa menyesal dan terbayang-bayang seorang anaknya yang saat ini dibawa istrinya. “Dia cerita kalau mantan istri sudah nikah lagi dan tinggal di Magetan. Dan anaknya dibawa istrinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak itulah Untung sering bolak balik berkata ingin melakukan upaya bunuh diri. Namun setelah ditenangkan oleh teman-temannya, hal itu urung dilakukan.

Baca juga: Wow! Sidang Cerai Lanjutan Ahok dan Veronica Tan Cuma 5 Menit!

“Dia sering mau bunuh diri, tapi tidak jadi. Saya komunikasi terakhir kemarin sore di whattsapp. Dia minta dicarikan Kiai karena seringnya berhalusinasi. Tapi barusan dengar info dia sudah bunuh diri,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban diketahui tewas sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (14/2) siang di kamarnya. Saat itu, hanya ada Nenek korban di dalam rumah. Karena kamar dalam kondisi terkunci, akhirnya tetangga korban membantu mendobrak pintu.

Loading...