Menteri Perdagangan Minta Mal Berinovasi Agar Bisa Bertahan
Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita ketika meninjau Pasar Terpadu Dinoyo (PTD) Kota Malang (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Sambangi Pasar Terpadu Dinoyo (PTD), Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dicurhati oleh para pedagang. Bahkan ia juga sempat memborong salah satu produk makanan milik seorang pedagang pasar yang belum lama ditempati itu.

“Pak Menteri, mampir dulu beli dagangan saya, nanti biar laku keras pasarnya pak,” teriak salah seorang pedagang pada Enggartiasto Lukita yang sontak langsung didatangi rombongan.

Tak lama, komunikasi antara ke duanya pun terjalin dan pada akhirnya pria berkacamata itu membeli beberapa produk yang dijual Mariyam dengan mengambil rupiah dari dompet pribadinya.

“Terima kasih banyak pak menteri, ini penglaris ya pak,” katanya sembari tersenyum bahagia.

Tak hanya itu, beberapa pedagang pun menyampaikan keluh kesahnya dan curhat pada Lukita. Isi curhatan tak lain terkait problem dan sistem jual beli yang ada di Pasar Terpadu Dinoyo yang dirasa masih memberatkan sebagian pedagang, terutama pasca pindah dari penampungan sementara Merjosari.

Menanggapi itu, pria yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada 2016 itu menyampaikan, keluh kesah yang disampaikan pedagang tersebut sangat wajar sekali. Hampir semua pedagang selalu mengeluhkan hal yang sama ketika terjadi relokasi atau pemindahan pedagang dari satu pasar ke pasar lainnya.

“Membangun pasar itu sangat mudah sekali, tapi mengajak mereka untuk pindah itu sangat sulit dan perlu pendekatan,” terangnya pada Wartawan ketika melakukan kunjungan di PTD Kota Malang, Jumat (30/6).

Tak hanya itu, dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan, perpaduan pasar modern dan tradisional di PTD ini tergolong baru. Sehingga perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat agar tidak ada pemisahan segmentasi, melainkan lebih pada saling mengisi.

Sementara itu, pemerintah kota juga diminta untuk tetap melakukan berbagai strategi untuk menarik konsumen agar datang ke PTD. Salah satunya dengan menggelar kegiatan yang bekerjasama dengan pengusaha atau vendor lain agar masyarakat tertarik lagi untuk berbelanja di pasar yang berlokasi di kawasan Dinoyo itu.

“Masyarakat maupun pedagang pasti ada survei dengan waktu tertentu. Kalau sudah tiba waktunya, pasti mereka pindah ke sini kok,” urainya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.