Stadion Gajayana dalam event 105 Unity in Harmoni @ArbiMalangTODAYnet
Event 105 Unity in Harmoni di Stadion Gajayana @ArbiMalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – Peringati Ulang Tahun ke-105 Kota Malang, ratusan pegiat musik dan seniman se-Kota Malang gelar event bertitel 105 Unity in Harmoni pada Rabu, (10/04/2019) di Stadion Gajayana. Acara berlangsung megah dan para penoton dari seluruh Malang Raya memadati isi tribun stadion.

Ketua Pelaksana Konser Musik 105 Unity in Harmony, Bagus Prakoso mengungkapkan momen tersebut sebagai momen kebersamaan. Dimana para musisi dan seniman berkolaborasi dengan spirit yang sama yaitu kerbersamaan dan persaudaraan.

“Kebersamaan merupakan hal penting untuk membangun Kota Malang. Bukan individual,” ungkapnya dalam kata sambutan diiringi dengan tepuk tangan meriah dari seluruh masyarakat yang memenuhi seluruh isi stadion.

Lebih daripada itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Malang untuk memaknai momen itu sebagai ajang pemersatu masyarakat Kota Malang. “Ini adalah momentum warga Kota Malang, ajang pembuktian musisi Kota Malang tetap ada dan terus berkarya,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Malang Zainuddin menceritakan acara itu merupaka gelaran yang ketiga kali. Harapannya momen kebersamaan ini tetap terjaga demi membangun Bumi Arema tercinta.

“Di acara tahun kemarin di tempat yang sama ini kita mendapat rekor Muri. Ini harus menjadi harapan kita bersama,” ujarnya.

Sosialisasi Pemilu 2019

Dijelaskan dia, momen tersebut digelar dalam rangka sosialisasi pemilu 2019 yang sudah di ambang pintu. Itu itu, ia mengajak masyarakat agar pemilu kali ini berjalan lancar, damai dan kondusif.

“Kita sudah berjanji apapun terjadi, apa pun cuacanya, tekanan dan dinamika politiknya harus berhasil dan berjalan dengan kondusif dan lancar. Malam ini kita buktikan bahwa dengan kehadiran para musisi pemilu dapat berjalan baik. Gak nyblos gak mbois,” tegasnya.

Sebagai Wali Kota Malang, Sutiaji pun turut mengapresiasi event akbar ini. Terlebih dahulu, ia mengajak para hadirin untuk berdoa untuk Bumi Arema terutama untuk kemenangan Arema FC dalam final Piala Presiden.

“Sebelum mulai kita berdoa semoga kita (Arema FC) akan menang,” imbuhnya.

Ia pun berharap penuh agar para pegiat musik, olahraga, seni dan budaya jauh dari pengaruh politik. Prestasi-prestasi yang diukir oleh anak muda kota Malang akan menggaet kebersamaan anak-anak bangsa. Diusulkan olehnya agar event ini menjadi agenda rutin yang akan diusulkan ke Menteri Pariwisata.

“Saya mohon, marilah kita berdoa. Mudah-mudahan ini menggaet kebersamaan anak-anak bangsa untuk Indonesia bersatu. Kita akan melalui bersama,” tuturnya sambil mempersilahla hadirin untuk berdoa.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan Pemilu akan segera dilakukan. Baginya, Pemilu sesungguhnya adalah hal indah dan biasa sehingga perlu dijalankan dengan happy tanpa memutuskan tali kebersamaan.

Secara teknis acara ini akan melibatkan ratusan musisi dan pegiat budaya di dalamnya. Diantaranya seperti Komunitas gitar (Guitarisick), Komunitas Bassis (Kubam), Komunitas Vokal (VOM). Kemudian ada Komunitas Drum (MDC), Komunitas Kibordis, dan Komite Kebudayaan Kota Malang (K3M). Tak hanya itu saja, ratusan vendor produksi juga terlibat, seperti Malang Sound Community, Komunitas Genzet, dan Komunitas Lighting. (ARB/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.