Dandim 0833 saat memberikan materi pelatihan (Yoga)

MALANGTODAY.NET – Sebanyak 80 anggota TNI dari Kodim 0833 Kota Malang, hari (14/6) ini dilatih untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan. Hal ini mengingat keberadaan TNI sebagai aparatur keamanan negara harus bersinergi dengan Polri.

Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letnan Kolonel Arm Aprianko Suseno Ssos mengatakan bahwa pelatihan tersebut digelar selama tiga hari. Untuk wilayah Kota Malang, pihaknya lebih memprioritaskan terjadinya potensi kerusuhan.

“Pelatihan kita gelar selama tiga hari, mulai dari kemarin. Untuk besok akan kita lakukan simulasinya. Latihan ini digelar seluruh Kodim, namun materinya tergantung keadaan di Kota masing – masing,” kata Aprianko beberapa saat lalu.

Lanjutnya, sebagai TNI diharuskan untuk selalu siap siaga setiap untuk mengamankan negera. Bahkan kalau dibutuhkan, TNI juga siap membantu Polri apabila terjadi konflik di masyarakat.

“Tujuannya memang untuk membantu kepolisian. Jadi mereka diberikan materi tentang pra kerusuhan, berisi tentang perencanaan, perintah operasi termasuk berkoodinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dan lain – lain,” paparnya.

Menurutnya, selama ini kerjasama antar kedua instansi negara itu sudah berjalan dengan baik. Namun perlu diadakan pelatihan untuk mengasah filling sekaligus penajaman materi sehingga anggota Kodim dapat maksimal dalam bertugas.

“Sebelumnya sudah berjalan dengan baik, namun kesiap siagaan tetap diutamakan. Apalagi kejadian bisa saja terjadi kapan saja. Kesiapan tetap disiagakan jika sewaktu – waktu diperlukan,” tandasnya. (Yog/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.