Sketsa wajah korban mutilasi di Pasar Besar Kota Malang (sumber: istimewa)
Sketsa wajah korban mutilasi di Pasar Besar Kota Malang (sumber: istimewa)

MALANGTODAY.NET – Pihak kepolisian masih terus mengusut kasus mutilasi yang terjadi di Pasar Besar Kota Malang. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk menerbitkan sketsa wajah korban yang masih belum diketahui identitasnya.

Seperti unggahan Yudhi Lukman, dalam grup Facebook Komunitas Peduli Malang (Asli Malang) wajah korban direkonstruksi dalam sebuah sketsa. Tampak dalam gambar tersebut, korban memiliki rambut sebahu. Selain itu memiliki mata yang lebar dengan bibir yang (sedikit) tebal. Digambar pula wajah korban berbentuk oval dengan dagu tumpul.

Dalam foto tersebut juga dicantumkan nomor telepon petugas dan imbauan untuk segera melapor apabila mengenal dan mengetahui korban.

Seperti diberitakan, pada Selasa (14/5/2019) siang, warga yang berada di Pasar Besar Kota Malang digegerkan dengan penemuan mayat mutilasi di bekas gedung Matahari Departemen Store Pasar Besar Kota Malang lantai 2.

Dalam penemuan tersebut, terdapat 6 potongan tubuh manusia yang tersebar di beberapa lokasi. Kepala korban ditemukan terbungkus tas kresek berwarna hitam di bawah tangga. Sepasang kaki dan tangan korban ditemukan di bawah tangga. Sementara tubuh korban berada di dalam kamar mandi yang tak jauh dari lokasi penemuan kaki dan tangan.

Sejumlah barang bukti ditemukan dan diamankan oleh pihak kepolisian. Termasuk surat yang bertinta merah dan hitam, beberapa pakaian korban, dan tato yang tertulis di telapak kaki korban. Di telapak kaki tersebut, terdapat sebuah nama seseorang, yakni Sugeng.

Pelaku Ditemukan

Pada Rabu, (15/5/2019) polisi mencoba mengusut lebih lanjut dengan melibatkan anjing pelacak dari Unit K9 Polres Malang Kota. Anjing ini mengendus beberapa pakaian korban yang telah ditemukan di lokasi kejadian.

Berbekal itu, anjing melacak sejauh 1 kilometer dan sampai di Jalan Laksamana Martadinata, tepatnya di kawasan persemayaman Panca Budhi. Di kawasan itulah pelaku ditemukan oleh petugas.

Petugas mendapati seorang lelaki dalam kondisi tidur. Anggota kemudian memanggil dengan nama Sugeng dan lelaki tersebut merespons petugas. “Kami kemudian mengamankan dan memeriksa hingga akhirnya mengaku,” ujar Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, seperti dikutip dari Detik.com, pada Kamis (16/5/2019).

Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban. Langkah yang dilakukan polisi, antara lain adalah dengan menelisi tulisan pada kertas dan dinding di TKP. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.